Advertisement

Penyerbukan Sendiri, Walaupun kebanyakan tumbuhan memiliki alat yang mendo-rong atau menjamin penyerbukan silang, masih ada beberapa ienis yang secara teratur menyerbuk sendiri. Pada serealia dari zone iklim sedang, yaitu gandum (Triticum), barlei (Hordeum) dan ‘oats’ (Avena), kepala sarinya selalu memencarkan serbuk sari ke atas permukaan kepala putik yang matang sebelum bunga mekar. Tumbuhan lain, seperti Commelina benghalensis (6.14), memiliki bunga normal dan bunga yang tak pernah mekar, tetapi justru menghasilkan banyak biji dari serbuk sarinya sendiri. Bunga tertutup atau bunga kleistogam ini, yang dihasilkan pada permukaan atau di bawah tanah, ukurannya kecil dan mirip kuncup, dan daun makotanya mereduksi atau bahkan hilang sama sekali. Bunga kleistogam juga dijumpai pada Arachis hypogaea (kacang tanah), beberapa jenis Drosera (embun matahari, ‘sundew’) dan beberapa tumbuhan lain.

Selain kasus-kasus khusus mengenai penyerbukan sendiri yang mutlak, banyak bunga yang keannya beradaptasi untuk menyerbuk sendiri, tersusun sedemikian rupa sehingga penyerbukan sendiri dapat pula terjadi jika penyerbukan silang mengalami kegagalan. Hal ini biasanya terlaksana oleh gerakan tangkai sari atau kepala putik dan dijumpai pada banyak anggota Compositae (6.15). Di sini permukaan reseptif dari bagian dalam kepala putik yang matang muncul di atas kepala sari yang ada di sekelilingnya pada kedudukan yang cocok untuk menerima serbuk sari dari floret lain pada pohon yang sama (penyerbukan sendiri) atau pada pohon yang berbeda (penyerbukan silang). Jika serbuk sari dari floret lain tidak dapat mencapai kepala putik, lalu kedua cabang kepala putik melengkung ke luar dan ke bawah menyebabkan permukaan kepala putik bersentuhan dengan serbuk sari dari floret yang sama. Dengan demikian, penyer-Dukan sendiri dapat terlaksana menjelang masa akhir pembungaan, sedangkan sebelumnya kepala putik yang reseptif Derada pada posisi yang cocok untuk terjadinya penyerbukan silang.

Advertisement

 

 

Advertisement