Advertisement

Penyerbukan oleh Serangga, Beberapa serangga mengunjungi bunga untuk mencari semua atau sebagian makanan yang diperlukan, dan proses ini secara kebetulan mengakibatkan penyerbukan silang. Bunga menyediakan dua macam makanan, yaitu serbuk sari itu sendiri yang penuh gizi dalam bentuk protein dan lemak, dan nektar yang berupa larutan berbagai macam gula (terutama sukrosa dan hasil rombakannya, yaitu fruktosa dan glukosa), dan dalam hal-hal khusus ditambah dengan sejumlah kecil asam amino serta senyawa organik lain. Nektar dikeluarkan oleh sel-sel atau rambut-rambut khusus pada tempat tertentu yang disebut kantung nektar (nectaries), yang letaknya berbedabeda pada berbagai bunga. Kantung nektar biasanya ada pada pangkal bunga, lebih sering berupa gelang penuh atau gelang putus-putus di sekeliling pangkal bakal buah. Pada kebanyakan bunga nektar itu tersusun pada cawan yang terbentuk oleh pangkal-pangkal daun makota. Oleh karena itu umumnya bunga gamopetal lebih cocok untuk menyimpan nektar daripada bunga yang daun makotanya bebas sama sekali. Pada beberapa bunga, seperti misalnya Tropaeolum, yang sejenis Nasturtium (6.9) dan banyak anggrek tanah, nektar tertimbun dalam taji panjang yang berbentuk tonjolan daun makota ke belakang, yang berisi kantung-kantung nektar.

Macam serangga pengunjung. Serangga yang mengunjungi bunga pada umumnya adalah lebah. Lebah memiliki rambut pengumpul serbuk sari pada kaki atau abdomennya, dan bagian mulutnya bermodifikasi membentuk tabung (belalai) guna menyedot nektar. Pada berbagai macam lebah panjang belalai yang dijulurkan sangat bervariasi. Karena nektar terletak pada kedalaman yang berbeda-beda pada berbagai jenis bunga, panjang belalai sangat menentukan macam bunga yang dikunjungi oleh lebah tertentu. Bobot dan tenaga yang dimiliki oleh lebah yang besar, seperti halnya tawon besar ‘bumble bees) mampu membuka bunga yang makotanya tertutup seperti Crotalaria ( 9.7) dan Antirrhium, serta mencapai nektar di dalamnya. Lebah akan hinggap di atas bunga selama pengumpulan serbuk sari dan nektar, dan bunga yang diserbuk lebah biasanya memiliki landasan tempat hinggap yang baik, sehingga lebah dapat hinggap dengan aman sebelum mencari makanannya (6.10). Landasan ini biasanya terbentuk dari pelebaran sehelai atau lebih daun makota anterior, sehingga bunga itu berbentuk zigomorf (misalnya banyak anggota suku Bignoniaceae, Acanthaceae dan Leguminosae anak suku Papilionoideae).

Advertisement

Kupu-kupu dan ngengat merupakan kelompok serangga penting lain yang mengunjungi bunga. Berbeda dengan lebah, serangga ini khusus memakan nektar dan tidak pernah memungut serbuk sari dengan sengaja. Kupu-kupu dan ngengat memiliki ‘lidah’ penyedot yang panjang, yang secara khas lebih panjang daripada ‘lidah’ lebah; pada ngengat-elang tropik lidahnya kadang-kadang sampai 25 cm panjangnya. Jika tidak digunakan lidah itu menggulung menjadi sebuah spiral rapat. Banyak bunga yang makotanya panjang, sempit dan berbentuk tabung, seperti pada Nicotiana (tembakau), yang nektarnya terletak sedemikian dalam, sehingga hanya kupu-kupu dan ngengat yang dapat mencapainya. Kebanyakan kupu-kupu dan beberapa ngengat hinggap pada bunga waktu makan. Ngengat-elang yang kebanyakan terbang di malam hari, tidak hinggap pada bunga, melainkan menggelepar di depan bunga dengan lidahnya ditusukkan ke dalam nektar. Kupu-kupu adalah penerbang siang dan tertarik pada bunga-bunga yang berwarna cerah, seperti Lantana camara, Caesalpinia pulcherrima (bunga merak) dan Hibiscus spp. yang tidak perlu sangat harum. Kebanyakan ngengat terbang pada senja atau malam hari, dan merupakan pengunjung utama bagi bunga yang mekar pada malam hari. Bunga demikian biasanya berwarna kuning pucat atau putih (misalLalat juga banyak mengunjungi bunga, dan dalam hal penyerbukan, lalat terbagi menjadi dua golongan: yang Perlidah panjang dan yang berlidah pendek. Lalat berlidah panjang, dengan lalat-layang (Syrphidae) yang paling penting dari golongan ini, mengkhususkan diri untuk makan bagian bunga, dan bagian-bagian mulutnya bermodifikasi agar mampu memindahkan serbuk sari dan menyedot nektar. Pada umumnya lalat mengunjungi bunga yang biasa dikunjungi pula oleh lebah. Lalat berlidah pendek tidak memiliki kekhususan tertentu dalam hal memakan bagian bunga dan kebanyakan memperoleh makanannya terutama dari sumber lain, umpamanya bangkai, kotoran, humus, getah, dan darah. Lalat macam ini biasanya tertarik pada bunga yang berwarna merah pudar dan memiliki bau yang menusuk seperti daging busuk; contohnya adalah lalat dari kelompok ‘stapeliads’.

Kumbang, yang hanya penting sebagai penyerbuk di daerah tropik, lazimnya tidak khusus menyesuaikan diri untuk memakan bagian bunga dan lidahnya yang pendek itu hanya mampu menjilat nektar yang muncul secara terbuka.

Anggota kelas lain dari serangga, seperti tawon, kutu dan semut kadang-kadang dijumpai pada bunga dan kadangkadang dapat menyebabkan penyerbukan, tetapi binatangbinatang ini tidak memiliki kegemaran khusus untuk makan bagian bunga dan umumnya makanan mereka berasal dari sumber lain.

 

Advertisement