Advertisement

Penyerbukan oleh Angin, Bunga yang penyerbukannya dilakukan oleh angin (anemofilus) pada umumnya tidak tampak menonjol dan sering berwarna hijau serta berukuran kecil-kecil. Bunga kelompok ini terutama dicirikan oleh langkanya sifat-sifat yang berhubungan dengan bunga yang diserbuk oleh serangga dan burung. Bau harum, nektar, dan warna cerah umumnya tidak ada, dan kelopak serta makotanya kecil-kecil berbentuk sisik hijau atau bahkan hilang sama sekali.

Segi positifnya, timbullah keganjilan pada benang sari, serbuk sari, dan kepala putik. Benang sari memiliki tangkai sari yang panjang, sehingga kepala sarinya muncul sendiri dan mudah terayun-ayun oleh angin. Kepala sari sering bergoyang (versatile) (yaitu menempel hampir di tengah) dan berayun .pada titik perlekatannya; susunan ini jelas tampak pada rumput-rumputan. Dengan demikian, serbuk sarinya tersebar ke udara jika keadaan lingkungannya menjamin pemencaran secara langsung. Serbuk sari bunga yang penyerbukannya oleh angin berukuran sangat kecil, ringan, halus, kering, dan berbentuk bubuk (tidak menggumpal menjadi satu) dan dihasilkan dalam jumlah banyak sekali. Serbuk sari kadang-kadang dapat ter tersebar dalam bentuk kabut debu yang tebal, terutama jika pohonnya digoyang-goyang. Kepala putik, sama halnya dengan benang sari, menonjol sekali. Menurut perbandingan kepala putik itu besar sekali sering bercuping atau berbulu-bulu, sehingga serbuk sari yang biasa disebar oleh angin akan mudah sekali tertangkap Leh permukaan kepala putik.

Advertisement

Keberhasilan penyerbukan oleh angin bergantung pada ,eberapa jauh dan seberapa saksama serbuk sari itu disebaran. Pada kebanyakan tumbuhan terna yang penyerbukannya dilakukan oleh angin, contohnya yang paling umum adalah umput-rumputan, bunganya muncul pada batang yang Danjang, jauh di atas perdaunan, oleh karena itu serbuk sari Yang terbang mudah mencapai bunga. Penyerbukan sendiri :ak dapat terlaksana pada banyak bunga yang penyerbukanya oleh angin, seperti ter dari fakta bahwa :umbuhan ini dioesis, bunga jantan dan bunga betinanya berada pada tumbuhan yang terpisah.

Salah satu contoh yang baik dari tumbuhan yang penyer-bukannya dilakukan oleh angin ialah Zea mays (6.12). Bunga jantannya berada di puncak batang dalam bentuk malai di ujung, yang umumnya disebut tasel (tassle). Jika kepala sari dari tasel pecah terbentuklah kabut debu serbuk sari. Telah dihitung bahwa sebuah tasel dapat  menghasilkan sebanyak 60 juta serbuk sari. Bunga betina tumbuh di bagian bawah dari tanaman dalam bentuk bulir majemuk atau disebut tongkol (cobs) yang tertutup rapat oleh upih daun yang disebut kulit ani (husk). Muncul dari ujung tongkol dijumpai sejumlah besar rambut panjang atau rambut sutera (silks), yaitu kepala-kepala putik. Sewaktu reseptif rambut sutera ini lengket, sehingga serbuk sari mana pun yang tertiup ke arah rambut ini akan melekat. Setiap rambut atau kepala putik dihubungkan oleh tangkai putik yang panjang ke bakal buah tunggal yang setelah dibuahi menjadi biji atau inti biji (kernel). Pada jagung bunga jantan biasanya memencarkan serbuk sari sebelum bunga betina pada tanaman yang sama menjadi masak. Ketika kepala putik bunga betina menjadi reseptif, maka serbuk sari dari potion jagung yang bersebelahan tertiup angin dan akan menempel padanya, sehingga terjadilah penyerbukan silang.

Jagung adalah anggota suku rumput-rumputan, Gramineae. Anggota suku Gramineae menutupi permukaan bumi melebihi suku mana pun dari angiosperma, dan juga merupakan salah satu suku terbesar menurut jumlah jenisnya. Karena hampir semua rumput-rumputan penyerbukannya dilakukan oleh angin, maka tak dapat disangsikan lagi bahwa penyerbukan oleh angin pada rumput-rumputan ini merupakan cara yang sangat efektif dalam pelaksanaan penyerbukan silang.

 

Incoming search terms:

  • pengertian penyerbukan dengan angin

Advertisement
Filed under : Ilmu Alam, tags:

Incoming search terms:

  • pengertian penyerbukan dengan angin