Advertisement

Penguasa Proterian, Pemerintah militer model ini memiliki karakteristik yang berbeda dengan kedua model pemerintahan militer diatas. Masih menurut Nordlinger, kasus pemerintahan model ini tidak lebih dari 10 prosen dari kasus campur tangan militer terhadap pemerintahan suatu negara. Yang membedakan kelompok ini dari model lainnya adalah luasnya wilayah kekuasaan serta tingginya cita-cita politik dan ekonomi yang mereka agendakan. Model ketiga ini tidak saja menguasai pemerintahan tapi juga mendominasi rejim yang berkuasa, bahkan kadang kala mencoba menguasai sebagian besar kehidupan politik-ekonomi dan sosial melalui pembentukan struktur melalui cara-cara mobilisasi. Tingginya tujuan kekuasaan penguasa proterian ini kadangkala mereka menganggap dirinya sebagai kelompok modernis radikal atau kelompok revolusioner.

Mempertimbangkan perubahan yang diagendakan kelompok ketiga ini yang sangat menyeluruh dan mendalam serta disadari bahwa hal ini akan membutuhkan waktu yang panjang, maka mendomiansi rejim dan pemerintahan yang cukup lama sangatlah diperlukan. Jika kelompok pengawal pretorian berkuasa dalam tempo sementara dan berjanji akan mengembalikan kekuasaan ke tangan sipil dalam waktu singkat, sebaliknya penguasa pretorian tidaklah demikian. Umumnya mereka mengatakan bahwa rejim sipil akan dipulihkan kembali.

Advertisement

Kasus seperti ini dapat dirujuk pada pengalaman Chile dibawah pemerintahan militer jenderal Pinochet. Secara jelas Pinochet menyatakan pada tahun 1974 bahwa tentara Chile akan terus berkuasa untuk jangka waktu yang tidak ditetapkan, dengan alasan tugas untuk menata kembali negara dari segi moral, institusi dan materi membutuhkan satu tindakan yang mendalam dan panjang.

Advertisement