Advertisement

Penggembalaan Ternak, Modifikasi vegetasi sebagai akibat penggembalaan ternak merupakan efek yang secara tidak langsung disebabkan oleh kegiatan manusia. Di padang penggembalaan tumbuhan tertentu berkembang dengan baik karena kurangnya kompetisi dengan tumbuhan lain yang menjadi lemah atau mati karena penggembalaan. Menurut intensitas dan frekuensinya, penggembalaan dapat menyebabkan berbagai perubahan dengan derajat yang beranekaragam, mulai dari penggantian suatu jenis rumput dominan oleh jenis lain sampai perubahan dalam sifat-sifat vegetasi secara total dan hampir permanen. Suatu contoh yang sangat mencolok tentang perubahan suatu komunitas tumbuhan yang disebabkan oleh penggembalaan adalah invasi semak, yang merupakan masalah pertanian di kawasan beriklim kering di semua negeri tropika. Akibat yang segera tampak dari penggembalaan yang parah adalah menyebarnya jenis-jenis tumbuhan yang tidak disukai ternak. Inilah sebabnya kenapa pohon-pohon dan perdu-perdu berduri seperti Acacia spp. sangat banyak terdapat di kawasan yang mengalami penggembalaan parah dan berlebihan, bahkan di daerah-daerah yang musim basahnya cukup mencolok dan lama untuk menunjang pertumbuhan pohon-pohon yang kurang xerofitik. Jika padang penggembalaan terns-menerus dirumput ternak secara berlebihan, rumput-rumputan secara progresif dimusnahkan, dengan akibat bahwa air tanah yang biasanya diserap oleh rumput-rumputan menjadi tersedia bagi pertumbuhan lebat perdu-perdu berduri dan juga bagi pertumbuhan kecambahnya. Ternak juga membantu perkembangbiakan perdu-perdu berduri sebab di padang yang dirumput ternak berlebihan, ternak-ternak melengkapi pakannya dengan memakan polong-polong jenis-jenis Acacia berduri. Biji-biji ditelan ternak tanpa .mengalami kerusakan yang kemudian dicampakkan bersama dengan kotorannya dan di sinilah biji-biji berkecambah dan tumbuh dengan cepat. Oleh karena itu, setelah beberapa tahun padang rumput berubah menjadi semak-semak berduri yang lebat, yang tidak bermanfaat bagi peternakan. Bahwa invasi semak-semak tersebut bukanlah fenomena iklim, tetapi disebabkan oleh penggembalaan yang berlebihan, terlihat pada kenyataan bahwa invasi tersebut tidak terjadi bila padang-rumput itu dikelola secara baik dengan sistem rotasi penggembalaan yang menghindarkan penggembalaan berlebihan. Efek-efek pembakaran dan penggembalaan hanyalah dua dari berbagai efek terhadap vegetasi yang diakibatkan oleh .manusia dan ternaknya. Tetapi kedua efek ini merupakan contoh yang mencolok bagaimana struktur komunitas dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor biotik.

 

Advertisement

Advertisement