Advertisement

Papilionoideae (= Faboideae), Terna, jarang perdu atau pohon. Daun majemuk menjari atau menyirip ganda (kadang-kadang tunggal karena tereduksi), kadang-kadang berujung sulur. Bunga zigomorf, agak peri-gin, relatif besar dan dengan penampilan yang sangat khas, yang agak menyerupai seekor kupu-kupu (demikianlah nama anak suku ini berasal dari nama Latin papilio = kupu-kupu). Daun kelopak biasanya 5,, sebagian bersatu menjadi tabung. Daun makota 5, satu daun makota posterior (bendera) yang besar, 2 daun makota lateral (sayap) dan 2 daun makota anterior yang ± bersatu di pinggir bawahnya membentuk satu taji; pada kuncup bendera ada di luar dan membungkus daun makota lainnya (bandingkan dengan keadaan yang sebaliknya pada Caesalpinioideae). Benang sari 10, biasanya (9) + 1, tetapi kadang-kadang (10), (5) + (5), atau 10 bebas, sepertipada Sophora. Bakal buah dan buah sama dengan yang dipertelakan dalam suku ini.

Sebaliknya dari kedua anak suku yang terdahulu, keba-nyakan Papilionideae ( 9.7) berupa tumbuhan seperti terna tersebar di daerah iklim sedang. Secara ekonomi anak suku ini penting sebagai tanaman pangan dan pakan, sebab bijinya besar dan kaya akan nitrogen. Kacang tanah (Arachis hypogaea) dan berbagai varietas dari jenis buncis dan ercis ditanam untuk konsumsi manusia, sedangkan Cajanus cajan (hiris, gude, dan sebagainya) dan Canavalia ensiformis (koas, koro pedang, dan sebagainya) merupakan tanaman pakan di daerah tropik.

Advertisement

Ketiga anak suku Leguminosae ini mudah sekali dibedakan dari penampilan umum bunganya. Pada Mimosoideae bunga aktinomorf dan memiliki benang sari panjang yang memberikan penampilan sebagai ‘bantal peniti’. Pada Caesalpinioideae bunga agak zigomorf, tetapi daun makota dan benang sari tetap terpisah. Pada Papilionoideae bunga sangat jelas zigomorf dan benang sarinya kurang lebih bersatu.

Ketiga anak suku ini menunjukkan asalnya satu kelompok tumbuhan terna iklim sedang dan lebih maju (yaitu Papilio-noideae) daripada kelompok tumbuhan tropik mengayu yang lebih primitif (yaitu Mimosoideae dan Caesalpinioideae). Mimosoideae, dengan benang sarinya yang khas berjumlah banyak dan aktinomorf, dianggap lebih primitif daripada Caesalpinioideae. Jadi, Leguminosae, apakah dianggap sebagai satu suku atau sebagai tiga suku yang terpisah, merupakar. contoh tipe urutan yang mungkin khas dalam evolusi banyak tumbuhan berbunga yang ada dewasa ini.

 

Advertisement