PENGERTIAN NEGARA MAJU

DEVELOPED COUNTRY / NEGARA MAJU adalah negara ekonomi maju yang ditandai dengan besarnya peranan sektor industri dan jasa dan tingginya pendapatan per kapita. Lihat STRUCTURE OF INDUSTRY, DEVELOPING COUNTRY, ECONOMIC DEVELOPMENT.

DEVELOPING COUNTY OR LESS DEVELOPED COUNTY OR UNDERDEVELOPED COUNTRY OR THIRD WORLD COUNTRY / NEGARA YANG SEDANG BERKEMBANG ATAU NEGARA YANG KURANG MAJU ATAU NEGERA TERBELAKANG ATAU NEGARA DUNIA KETIGA adalah negara di mana tingkat PRODUK DOMESTIK BRUTO (GROSS DOMESTIC PRODUCT) dan PENDAPATAN PER KAPITANYA (INCOME PER HEAD) pada saat ini tidak mencukupi untuk menghasilkan tabungan (SAVING) yang diperlukan untuk pengadaan program INVESTASI (IMESMENT) pada pertanian dan industri. Ciri utama negara ini adalah: besarnya peranan SEKTOR PRIMER (PRIMARY SECTOR), di mana mayoritas penduduk (POPULATION) berada pada tingkat subsistem, memproduksi hanya untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, sehingga tidak mampu; untuk menyisihkan sebagian pendapatan yang dibutuhkan untuk mendukung perpindahan penduduk yang disebabkan INDUSTRIALISASI (INI)CRSTRIAU7ATK)N) . Untuk membantu mengatasi peningkatan kebutuhan penduduk yang berpindah ini, suatu negara dapat mengimpor komoditi yang diperlukan, dan biayanya diperoleh dari penerimaan hasil ekspor barang-barang primer, atau berusaha untuk meningkatkan hasil pertaniannya sendiri, pada mulanya, semua percaya bahwa industrialisasi akan memberikan rangsangan besar untuk memasuki tahap tinggal landas menuju PERTUMBUHAN EKONOMI (ECONOMIC GROWTH) yang terus menerus. Namun belakangan ini penekanannya telah bergeser kepada peningkatan PRODUKTIVITAS (PRODUCTIVITY) sektor pertanian pribumi, sehingga memberi kebebasan bagi tenaga keija dan barang untuk membantu SEKTOR INDUSTRI (INDUSTRIAL SECTOR) . Dengan BANTUAN EKONOMI (ECONOMIC AID) negara-negara industri dan dengan kemampuan serta kemauan negara yang sedang berkembang, transisi menuju NEGARA INDUSTRI MAJU YANG BARU (newly- industrialized country) dicapai. Namun demikian, beberapa masalah timbul. Misalnya, peningkatan pendapatan riil yang didapat perlu dipertahankan, yang berarti kenaikan jumlah penduduk harus dikendalikan. Kebutahurufan dan adat istiadat dalam keluarga besar cenderung bertentangan dengan usaha-usaha pemerintah untuk meningkatkan standar hidup masyarakatnya. Juga, hampir semua mata uang asing yang diperoleh dari ekspor umumnya berasal dari komoditi primer, tetapi lambat laun ini diperbesar oleh barang manufaktur sebagai akibat kemajuan industrialisasi. Dalam dua hal tersebut, negara-negara sedang berkembang harus menghadapi perkembangan yang negatif dari perekonomian dunia, khususnya sejak kenaikan harga minyak tahun 1973 dan adanya resesi serta meluasnya praktek-praktek PROTEKSIONISME (PROTECTIONISM) . Lihat ECONOMIC DEVELOPMENT, STRUCTURE OF INDUSTRY, DEMOGRAPHIC TRANSITION, POPULATION TRAP, INTERNATIONAL COMMODITY AGREEMENTS, UNITED NATIONS CONFERENCE ON TRADE AND DEVELOPMENT, INTERNAL DEBT.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *