Advertisement

Mimosoideae, Pohon atau perdu, jarang terna. Daun bersirip ganda atau jarang bersirip; duri penumpu umum dijumpai. Bunga aktinomorf, individu bunga kecil-kecil tetapi biasanya berkelompok menjadi bonggol yang padat atau bulir. Daun kelopak bersatu menjadi tabung, bercuping 4-5 atau bergerigi, cupingnya mengatup. Daun makota 4-5, bebas atau bersatu di pangkalnya, mangatup. Benang sari sering kali banyak, atau sebanyak dua kali jumlah daun makota; tangkai sari bebas atau bersatu di pangkalnya, panjang dan berwarna. Bakal buah dan buah sama dengan yang dipertelakan dalam suku ini.

Mimosoideae ( 9.5) kebanyakan berupa tumbuhan tropik dan mencakup contoh-contoh yang sudah banyak dikenal seperti Acacia spp. (yang sering kali merupakan ciri khas Hutan duri di daerah tropik kering), Mimosa pudica (putri malu) dan Samanea saman (ki hujan). Pohon atau perdu, jarang terna. Daun bersirip (pada Bauhinia 2 sirip bersatu sebagian) atau bersirip ganda. Bunga zigomorf, jarang teratur. Daun kelopak 5, menyirap. Daun makota 5, bebas, menyirap, yang teratas (posterior) ditindih oleh yang lain-lainnya sewaktu kuncup (keadaan sebaliknya dari Papilionoideae). Benang sari 10, sering kali lebih, jarang kurang, tangkai sari bebas atau kadang-kadang sedikit bersatu di pangkalnya. Bakal buah dan buah sama dengan yang dipertelakan pada suku ini.

Advertisement

Caesalpinioideae ( 9.6) seperti halnya Mimosoi-deae, kebanyakan adalah tumbuhan tropik dan diwakili oleh Amherstia (jenis A. nobilis, kebanggaan India, sering dianggap sebagai yang paling menarik dari semua pohon berbunga di daerah tropik), Bauhinia, Caesalpinia (terutama C. pulcherrina bunga merak, kebanggaan orang Barbados), Cassia dan Delonix (termasuk D. regia, flamboyan). Polong Tamarindus indica, asam, berdaging buah yang rasanya asam dan dapat dimakan atau dijadikan minuman segar.

 

 

 

Advertisement