Advertisement

Metafase, Dengan terbentuknya gelendong, kromosom bergerak ke bidang yang melintang di tengah-tengah gelendong dan membentuk piringan ekuator atau piringan metafase. Kromosom terikat kepada piringan metafase dengan sentromernya, dan tangan-tangan kromosom terletak secara pasif dalam sitoplasma sesuai ruangan yang tersedia. Kedua kromatid dari setiap kromosom masih berhubungan erat satu sama lain. Karena semua kromosom terletak pada ekuator gelendong pada saat yang sama, maka kedudukan metafase ini memberikan kemungkinan yang paling baik dalam siklus inti untuk mengamati kromosom. Dari berbagai permukaan atau pandangan kutub piringan metafase (yaitu dilihat dari sepanjang poros memanjang dari gelendong); maka sifat-sifat penting kromosom berikut ini dapat dicatat:

  1. Jumlah kromosom dalam sel tubuh semua individu jenis tertentu adalah sama, yang berkisar dari minimum dua sampai maksimum lebih dari dua ratus.
  2. Kromosom-kromosom tersebut mempunyai panjang, ben-tuk, dan letak sentromer yang satu sama lain berbeda. Beberapa kromosom mempunyai sentromer yang terletak dekat titik tengah, sehingga memiliki tangan yang kira-kira sama panjang (tipe metasentrik), sedangkan kromosom lain mempunyai sentromer dekat dengan salah satu ujung, sehingga satu tangan jauh lebih panjang daripada tangan lainnya (tipe akrosentrik). Setiap tipe kromosom dalam satu perangkat terwakili dalam setiap inti suatu individu, jadi menunjukkan bahwa setiap kromosom memiliki kepribadian sendiri-sendiri.

3 Setiap tipe khusus dari satu kromosom terdapat dua kali dalam inti sel tubuh, satu anggota dari setiap pasangan berasal dari gamet jantan dan satu lagi dari garnet betina yang meleburkan diri pada waktu pembuahan. Kromosom induk dan kromosom bapak yang panjang dan bentuknya sama dikatakan sebagai pasangan homolog (homologous), sebab kromosom-kromosom itu berpasangan atau homo-log satu sama lain.

Advertisement

 

Advertisement