Advertisement

METACHLAMYDEAE, SIFAT-SIFAT khas utama Metachlamydeae ialah bahwa daun makotanya berfusi membentuk tabung makota. Keseluruhan el o mp o k ini telah mencapai suatu tahap yang semua pusaran Magian bunganya tetap jumlahnya, karenanya merupakan iingkaran yang konstan. Benang sarinya secara khas menempel pada tabung makota (yaitu bersifat epipetal) dan sifat ini sedemikian konstannya, sehingga pada awal abad ke-19 seorang ahli botani, de Candolle, menamakan kelompok ini ‘Corolliflorae’. Karena terlepasnya bagian-bagian bunga tidak sangsi lagi merupakan kondisi primitif, maka sifat epipetal dapat dianggap sebagai suatu langkah maju. Tumbuhan berkayu lebih jarang terdapat pada Metachlamydeae daripada pada Archichlamydeae, dan hal ini pun dapat dianggap sebagai sifat yang maju dari seri ini.

Pada Metachlamydeae yang paling primitif, bunga biasanya pentasiklik, yaitu mempunyai lima pusaran bagian-bagian bunga, yang masing-masing adalah daun kelopak, daun makota dan daun buah serta dua lingkaran benang sari. Rumus bunganya yang khas ialah K5C(5)A5,5G(5). Pada sukusuku yang lebih maju, yang mencakup semua suku yang diuraikan di sini, bunganya adalah tetrasiklik, dan jumlah daun buahnya kurang dari jumlah bagian-bagian dari ketiga pusaran lainnya. Rumus bunganya ialah KSC(5)A5G(2). Dengan pola dasar tersebut berikut ini akan diuraikan tiga suku yang hipogin dan tiga suku lagi yang epigin.

Advertisement

 

Advertisement
Filed under : Ilmu Alam,