PENGERTIAN KUARK (quark)

adsense-fallback

PENGERTIAN KUARK (quark) – Suatu partikel hipotetis yang didu­ga merupakan partikel dasar sebenarnya dari materi. Diduga ada empat jenis kuark, yang berbeda-beda sifatnya. Kuark ke atas (up quark) bermuatan listrik +2/3 (Proton +1 )» kuark ke bawah (down quark) ber­buatan listrik – 1/3, kuark aneh (strange quark) ber­muatan listrik sama dengan kuark ke bawah, tetapi jauh lebih berat, dan quark terpesona (charmed quark) bermuatan listrik +2/3 dan massanya jauh le­bih besar daripada kuark aneh.

adsense-fallback

Partikel-partikel elementer seperti proton, neutron, dan meson dianggap sebagai tersusun dari kuark- kuark itu dengan aneka kombinasi. Misalnya: proton terdiri atas dua kuark ke atas dan satu kuark ke bawah; neutron: dua kuark ke bawah dan satu kuark ke atas. Kuark aneh dan kuark terpesona dipostulatkan, karena kuark ke atas dan kuark ke bawah tidak cukup untuk menjelaskan beberapa barion yang dijumpai dalam eksperimen. Barion adalah partikel penyusun inti yang tergolong berat, seperti proton dan neutron. Ke­lompok barion dan meson disebut hadron, yaitu ke­lompok partikel yang dipengaruhi oleh gaya inti kuat. Gaya inti kuat ini merupakan gaya pengikat hadron- hadron itu untuk membentuk inti atom.

Kuark bebas, yakni yang berada di luar hadron, be­lum pernah dijumpai di dalam eksperimen, meskipun telah ditelusuri dengan intensif. Banyak fisikawan ya­kin bahwa kuark bebas tak akan pernah dijumpai ka­rena kuark hanya ada sebagai bagian-dalam partikel yang sedang diamati.

Gagasan kuark dirumuskan oleh fisikawan Ameri­ka Murray Gell-Mann dan Georg Zweig dalam tahun 1963 untuk menerangkan beranekaragamnya partikel yang ditemukan sampai saat itu.

KU RSA mineral yang komposisi utamanya ada­lah SiG2. Di alam, kuarsa dijumpai dalam berbagai bentuk dan warna, bergantung kadar pada komponen tambahan di dalamnya. Pemanfaatannya sangat bera­gam, menurut tingkat kemurnian dan kesempurnaan bentuk, ukuran, serta warna kristalnya.

Kuarsa yang berbentuk pasir merupakan bahan uta­ma pembuatan kaca, sedangkan kristalnya yang sem­purna dan berukuran cukup besar dipakai sebagai ba­han baku pembuatan lensa optik. Dalam sistem telekomunikasi modern, kuarsa berkadar tinggi digu­nakan uga sebagai bahan baku pembuatan serat optik, penghantar saluran telekomunikasi yang berkapasitas lebih tinggi dibanding kabel-kabel logam. Kuarsa da­pat juga diekstraksir untuk mendapatkan logam silikonnya (Si) yang kemudian digunakan sebagai ba­han baku pembuatan IC (integrated circuits) dalam industri elektronika.

Beberapa jenis kuarsa juga dikenal sebagai batu mulia karena kekerasannya cukup tinggi (mencapai angka 7 dalam skala Mohs). Beberapa jenis batu mu­lia kuarsa yang terkenal, antara lain, ametis yang ber­warna ungu atau ungu kebiruan; kalsedoni yang me­rupakan mineral kuarsa semi-kristalin, seperti agat dan oniks yang banyak penggunaannya untuk bahan pembuat barang-barang seni atau hiasan rumah-tang- ga. Kuarsa juga selalu dijumpai dalam berbagai jenis batuan beku dan umumnya dianggap sebagai mineral pengotor dalam bijih logam.

var dd_offset_from_content = 40;var dd_top_offset_from_content = 0;var dd_override_start_anchor_id = "";var dd_override_top_offset = "";

adsense-fallback