PENGERTIAN KOSMOS

adsense-fallback

PENGERTIAN KOSMOS – Dalam bahasa Yunani kuno adalah alam semesta seperti yang diperagakan oleh keindahan la­ngit yang tertib. Peradaban pertama yang berusaha mempelajari alam semesta adalah peradaban di Lem­bah Mesopotamia 6.000 tahun yang lalu. Pandangan mereka sangat geosentris. Pada abad ke-8 SM mereka telah sanggup membedakan gerak planet dari gerak bintang yang sangat jauh. Kebudayaan Mesir kuno dan Yahudi tidak beranjak jauh dari kebudayaan Ba- bilon dalam hal kosmologi. Peradaban kuno lain yang tak berkaitan dengan peradaban sekitar Laut Tengah, misalnya Tiongkok dan Inca, juga memperhatikan benda-benda langit.

adsense-fallback

Peradaban Yunani kuno mendekati alam semesta dari sudut matematika dan falsafah. Filsuf dan pakar yang dapat disebut antara lain Pitagoras, Plato, Eudoksus, Aristarkus, dan Hipparkus. Eudoksus misal­nya membayangkan alam semesta sebagai bola-bola konsentris yang tembus cahaya; pada bola-bola ini menempel berbagai benda langit. Hipparkus meng­gantikan sistem bola konsesitris ini dengan garis-garis edar planet berupa lingkaran pinggir {epicycle). Pusat lingkaran ini mengedari bumi sepanjang lingkaran yang eksentrik. Berdasar karya Hipparkus, Ptole- meus, astronom Aleksandria, menulis buku yang ter­kenal, Almagest dalam abad ke-2. Sistem Ptolemeus yang merupakan perbaikan atas sistem-sistem edaran benda langit yang ada saat itu ternyata bertahan sela­ma 14 abad.

Nicolas Copernicus menggantikan sistem Ptole­meus yang geosentris, karena sudah sewajarnya mata­hari yang merupakan sumber cahaya dan panas itu menjadi pusat alam semesta. Ahli yang mengikuti jejaknya antara lain adalah Johannes Kepler, Galileo Galilei, dan Isaac Newton. William Herschell mem- buktikan adanya sistem bintang ganda yang diatur 0leh hukum gravitasi Newton.

Kosmologi modern ditandai oleh karya Edwin Hubble yang membuktikan adanya galaksi-galaksi di juar Bimasakti (1924). Dari segi teori kosmologi mo­dern ditopang oleh teori relativitas Einstein, dan dari segi eksperimen oleh radioastronomi dan peralatan optis lain yang canggih. Akhir-akhir ini pengamatan dari pesawat angkasa-luar menambah pengetahuan manusia, sehingga model alam-semesta mengalami perubahan terus-menerus. Kesimpulan terpenting adalah bahwa alam semesta terus-menerus memuai. Berbagai model dilontarkan orang antara lain karena asal-usul alam semesta belum diketahui, dan masih te­rus diselidiki

var dd_offset_from_content = 40;var dd_top_offset_from_content = 0;var dd_override_start_anchor_id = "";var dd_override_top_offset = "";

adsense-fallback