Advertisement

KODE GENETIKA, Informasi tentang struktur DNA yang dikemukakan dalam awal bab ini memperagakan bagaimana DNA dapat menggan-dakan dirinya, tetapi tidak menjelaskan bagaimana molekul DNA diberi kode informasi genetika yang menentukan sifat kebakaan suatu organisme. Komponen dasar semua organis-me adalah protein, dan tiga kelompok utama dapat dikenal: (1) enzim, atau protein katalisis, yang turut serta dalam hampir semua reaksi kimia yang berlangsung di dalam sel hidup; (2) protein struktural yang membentuk balok-bangunan bagi komponen-komponen sel; dan (3) protein pengatur atau pengendali yang berinteraksi dengan gen atau dengan produknya untuk mengatur jumlah dan mungkin juga masa produksi molekul-molekul protein lainnya. Oleh karena itu tidak mengherankan bahwa perbedaan antarorganisme yang turun-temurun disebabkan oleh perbedaan dalam susunan proteinnya.

Struktur tiga dimensi DNA bagi semua organisme sebenar-nya sama, tetapi DNA dari berbagai organisme dan dari berbagai gen dalam sel yang sama berbeda. Oleh karena itu tentulah susunan nukleotida di sepanjang molekul DNA-lah yang menentukan sifat bahan genetika pada suatu tempal kedudukan tertentu. Penemuan tentang cara bagaimana urutan berbagai nukleotida dalam DNA suatu kromosom diterjemahkan ke dalam urutan berbagai asam amino dalam suatu protein merupakan suatu prestasi yang luar biasa dalam bidang biologi molekul (molecular biology). Ini kadangkadang disebut fungsi perekaman (transcription) DNA untuk dibedakan dari fungsi penggandaan (replication).

Advertisement

Advertisement