Advertisement

Identitas Individu, Sebagian besar sosiolog berbeda pendapat tentang pengertian identitas individu. Terlepas dari “ikatan kuat” antara gender dan kekerabatan—kita hanya mulai memahami—siapakah seseorang dan apakah dia (baik laki-laki maupun perempuan) secara keseluruhan menjadi proses-proses sosial. Namun dalam beberapa hal identitas. individu adalah penting dalam memahami keikutsertaan pergerakan sosial. Identitas individu berkaitan dengan keseluruhan ciri-ciri tentang seseorang, dan ia juga dibentuk melalui interaksi biologi (bersifat jasmani) dan kehidupan sosial. Psikologi yang mempelajari pembentukan kelompok dengan jelas memisahkan identitas individual dari aspek-aspek sosialnya yang diambil dari anggota kelompok, tapi sosiologi yang mempelajari pergerakan sosial haruslah mengenal tentang identitas individu.

Lapangan pergerakan sosial telah memadukan pendekatan-pendekatan simbol interaksi terhadap aturan-aturan sosial dan lokasi sosial sebagai dasar konseptual untuk berfikir tentang identitas individu. Seorang pengikut pergerakan sosial itu sendiri dibentuk dari beberapa identitas sosial. Dalam diri seseorang dia tidak hanya memiliki satu identitas tapi memiliki beberapa identitas, yang dapat di fungsikan dalam interaksi sosial. Jadi, identitas individu adalah identitas atau jati diri yang dimiliki oleh seseorang yang ia dapat L.!‘jak ia lahir maupun dari proses interaksi dengan yang lain. Identitas yang dimiliki oleh seseorang tidaklah hanya satu tapi lebih dari satu. Jumlah identitas yang dimiliki oleh seseorang akan berbeda dengan .jumlah identitas yang dimiliki oleh orang lain.

Advertisement

Advertisement