Advertisement

PENGERTIAN HIPOTESIS KANT-LAPLACE, Dua hipotesis yang sering saling dikelirukan mengenai terbentuknya tata surya kita. Kedua hipotesis itu termasuk dalam teori monistik, yaitu teori yang mengandaikan bahwa tata surya secara keseluruhan terbuat dari satu cakram tunggal gas dan debu kosmik yang kemudian me­ngempis dan memadat.

Pada akhir abad ke-18, Pierre Simon de Laplace, ilmuwan Perancis, melontarkan hipotesis nebula (ka­but), yang mengandaikan terbentuknya suatu pramatahari secara sempurna sebagai sebuah benda langit. Kemudian dari pramatahari yang meneruskan peng­empisan itu, terpental keluar sambil terus bergasing gelang-gelang bahan, yang akhirnya memampat men­jadi planet-planet. Immanuel Kant, filsuf dan ilmu­wan Jerman yang sejaman, mengandaikan bahwa ketika cakram gas yang tunggal itu memampat, mayo­ritas gas yang berada di pusat cakram membentuk ma­tahari, dan gas yang tidak terletak di pusat mengempis membentuk planet-planet, yang mengitari matahari.

Advertisement

Kedua hipotesis ini digabung tanpa mengabaikan perbedaan prinsipnya, dan merupakan hipotesis monistik yang paling meluas diterima orang dewasa ini. Berdasar hipotesis ini dilakukan berbagai eks­perimen untuk membuktikan kebenarannya.

Advertisement