PENGERTIAN EKULIBRIUM HARGA PASAR

EQUILIBRIUM / KESEIMBANGAN ATAU EKUILIBRIUM adalah suatu pernyataan dari keseimbangan dengan tidak ada tendensi untuk berubah. Lihai EQUILIBRIUM MARKET PRICE, EQUILIBRIUM LEVEL OF NATIONAL INCOME.
EQUILIBRIUM LEVEL OF NATIONAL INCOME / TINGKAT EKUILIBRIUM PENDAPATAN NASIONAL adalah
1. tingkat PENDAPATAN NASIONAL (NATIONAL INCOME) di mana rencana pembelian dan produksi dari ekonomi disinkronkan, hal ini terjadi pada titik perpotongan dari skedul PERMINTAAN AGREGAT (AGGREGATE DEMAND SCHEDULE) dengan skedul PENAWARAN AGREGAT (AGGREGATE SUPPLY SCHEDULE) , yaitu Ekuilibrium pendapatan tidak selalu pada tingkat pendapatan di mana KESEMPATAN KERJA PENUH (FULL EMPLOYMENT) dicapai, melainkan dapat teijadi pada setiap tingkat kegiatan ekonomi. Ekuilibrium kesempatan keija penuh adalah kasus khusus di mana permintaan agregat diduking sepenuhnya oleh PRODUK NASIONAL BRUTO POTENSIAL (POTENSIAL GROSS NATIONAL PRODUCT) , tanpa adanya SENJANG INFLASI (INFLATIONARY GAP) dan SENJANG DEFLASI (DEFLATOINARY GAP). Sebagai contoh, permintaan agregat 2 menggambarkan ekuilibrium kesempatan keija penuh dimana E2 diimbangi dengan output kesempatan kerja penuh.
2. tingkat pendapatan nasional di mana SUNTIKAN (INJECTIONS) total (investasi + pengeluaran pemerintah + ekspor) adalah tepat sama dengan penarikan (tabungan + pajak + impor). Juga disebut pendekatan suntikan- penarikan pada penentuan pendapatan nasional. Dalam model aliran sirkulasi pendapatan nasional (CIRCULAR FLOW OF NATIONAL INCOME MODEL), pendapatan = konsumsi + penarikan, pengeluaran = konsumsi + suntikan.
3. tingkat pendapatan nasional riil di mana permintaan agregat tepat sama dengan penawaran agregat seperti yang ditunjukkan perpotongan dari kurva permintaan agregat dan kurva penawaran agregat pada TINGKAT HARGA tertentu (PRICE LEVEL).

EQULIBRIUM MARKET PRICE / EKULIBRIUM HARGA PASAR adalah harga pada saat jumlah yang diminta dari suatu barang tepat sama dengan jumlah yang ditawarkan (lihat DEMAND, SUPPLY). Kurva permintaan (CURVE DEMAND) menggambarkan jumlah permintaan yang bersedia dibeli oleh konsumen dengan harga tertentu; kurva penawaran (SUPPLY CURVE) menggambarkan jumlah penawaran yang bersedia dijual oleh produsen dengan harga tertentu.

EQUILIBRIUM MARKET PRICE (CHANGES IN) / EKUILIBRIUM HAGA PASAR (PERUBAHAN) adalah suatu peningkatan atau penurunan harga yang diakibatkan oleh suatu pergeseran kurva permintaan (DEMAND CURVE) atau kurva penawaran (SUPPLY CURVE). contoh, penurunan nilai tukar mata uang Inggris (£) terhadap mata uang Amerika ($) dari tingkat nilai yang tetap misalnya £1 = $3 menjadi £] = $2, seperti ditunjukkan dalam Gambar 41. Devaluasi yang dilakukan oleh perintah ditujukan untuk memperbaiki atau menghilangkan DEFISIT NERACA PEMBAYARAN (BALANCE OF PAYMENT DEFICIT) . Akibat dari devaluasi adalah menjadikan IMPOR (IMPORTS) (dalam mata uang lokal) semakin mahal, sehingga mengurangi permintaan impor dan ekspor (dalam mata uang lokal) semakin murah, sehingga merangsang meningkatnya permintaan EKSPOR (EXPORTS). Bekerja atau tidaknya devaluasi untuk mencapai neraca pembayaran yang seimbang tergantung pada sejumlah faktor, termasuk; kepekaan permintaan impor dan ekspor terhadap harga, kesediaan sumber daya untuk meningkatkan volume ekspor dan menggantikan impor serta Hf pengawasan inflasi untuk jangka panjang untuk menjamin bahwa kenaikan harga domestik sejajar atau di bawah tingkat inflasi negara-negara lain. (lihat DEPRECIATION (1) untuk diskusi lebih lanjut mengenai hal ini). Devaluasi dapat mempengaruhi iklim usaha dalam beberapa cara, tetapi yang paling utama adalah memberikan peluang bagi perusahaan untuk meningkatkan penjualan dan kemampulabaan. Devaluasi meningkatkan harga impor, menjadikan impor kalah bersaing terhadap produk dalam negeri, yang merangsang pembeli dalam negeri untuk mensubsitusi produk impor dengan produk dalam negeri. Dengan jalan mengakibatkan langganan luar negeri meningkatkan permintaan mereka akan produk ekspor dibanding dengan produk lokal dan produk ekspor dari negera lainnya. Jika pound, seperti contoh di atas didevaluasi sebesar sepertiga, maka hal ini akan dapat memberikan penurunan harga sebesar jumlah yang sama bagi eksportir Inggris, sehingga meningkatkan daya saing harga di pasaran Amerika. Alternatifnya, mereka dapat memilih untuk tidak menurunkan harganya dengan nilai yang sama dengan nilai devaluasi untuk mendapatkan marjin keuntungan unit dan menyediakan dana tambahan untuk periklanan, promosi penjualan, dan sebagainya. Bandingkan dengan REVALUATION. Lihat INTERNAL-EXSTERNAL BALANCE MODEL.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *