Advertisement

CHUNG HWA HUI, disingkat CHH, adalah nama perkumpulan Tionghoa yang didirikan pada tahun 1928 di Semarang, setelah kongres Tionghoa kedua. Oleh sebagian orang, CHH juga disebut “Perhimpunan Kaum Packard Cina”, karena anggotanya adalah golongan kaya yang mempunyai mobil merek Packard.

Pendiri CHH adalah peranakan Cina yang berpendidikan Belanda. Mereka terdiri atas kaum profesi, intelektual, dan pengusaha terkenal di Jawa, antara lain Kan Kok Hoei, Yap Hong Tjoen, dan Oei Tjong Hauw. Tujuan perkumpulan ini adalah memajukan kedudukan sosial, ekonomi, dan politik orang-orang Cina golongan berada. Para pemimpinnya lebih banyak berpikir dan bertindak mengikuti aliran Barat. Wakilnya di dalam Volksraad lebih banyak berdiri di pihak Belanda daripada pihak Indonesia. Umumnya mereka menjauhkan diri dari persoalan antara Belanda dan golongan pribumi, karena menyadari posisinya sebagai golongan Timur Asing. Salah satu akibat adanya aliran politik yang dianut oleh CHH adalah munculnya golongan Sin Po, golongan Cina yang bekerja di harian Sin Po. Golongan ini memiliki perasaan nasional-Cina yang kuat dan menganggap kerja sama dengan pemerintah kolonial maupun dengan golongan Indonesia tidak berguna. Mereka sepenuhnya berorientasi kc Cina. Karena XHH menyokong Belanda dan para anggotanya umumnya orang kaya, CHH tidak didukung oleh peranakan Cina yang miskin dan kaum nasionalis Indonesia. Oleh sebab itu, ketika Jepang menduduki Indonesia pada tahun 1942, perkumpulan CHH dibubarkan.

Advertisement

Advertisement