Advertisement

Penyebab cacat wicara lainnya adalah cacatnya organ yang dipakai dalam pembicaraan (lidah, gigi, langit-langit, dan bibir). Contohnya ialah sumbing langit-langit. Sumbing ini mengakibatkan suara yang menghidung, sehingga setiap ucapan menjadi tidak normal. Geligi yang tidak teratur baik dapat juga mempengaruhi pembentukan suara dan umumnya memerlukan koreksi ortodontia. Kerusakan organ wicara perifer dapat pula disebabkan oleh kecelakaan atau penyakit, misalnya pada operasi pita suara akibat kanker. Kelainan suara sering berhubungan dengan kelainan wicara, karena kelainan suara juga mengenai bunyi ucapan. Banyak gangguan suara disebabkan oleh infeksi saluran napas, infeksi sinus, alergi, timbulnya benjolan pada pita suara, dll. Kelainan suara yang berat terjadi akibat kelumpuhan pita suara. Bicara gagap merupakan salah satu bentuk cacat wicara yang mungkin disebabkan oleh gangguan psikis, kesalahan belajar artikulasi, atau gangguan organik. Gangguan psikis dapat pula menyebabkan hilangnya suara, yang disebut afonia histeris.

Meliputi berbagai gangguan dalam pengucapan kata. Pada keadaan ini, pesan yang akan diungkapkan telah disusun dengan baik dan utuh di dalam pikiran, namun penyampaian verbal yang keluar tidak sempurna. Cacat wicara merupakan gangguan komunikasi yang sering ditemukan. Kelainan ini mungkin disebabkan oleh (1) salah perkembangan atau kerusakan sistem saraf; (2) salah perkembangan atau kerusakan struktur perifer yang menghasilkan ucapan kata; (3) kegagalan belajar; dan (4) gangguan fungsional akibat gangguan psikologis ketulian dan gangguan sistem saraf pusat. Gerakan otot yang terkendali merupakan syarat penting untuk menciptakan pembicaraan nor-mal. Gangguan pengendalian otot dapat mengakibatkan ucapan lambat, sulit, dan tidak jelas, yang disebut disartria. Di samping itu, penyakit akibat kemunduran sistem saraf, seperti penyakit Parkinson, dapat mengganggu bicara karena terkenanya serat- serat saraf yang mengendalikan pita suara. Trauma pada otak, meningitis, dan gangguan peredaran darah otak, juga dapat menyebabkan kelainan bicara serta gangguan bahasa.

Advertisement

Penyebab dan penanganan perubahan suara ditentukan oleh ahli laringologi dan ahli patologi wicara. Pengobatan, operasi, dan modifikasi perilaku suara merupakan prosedur yang umum dilakukan untuk menangani kelainan suara, tergantung pada kelainan yang ada.

Advertisement