Advertisement

BAJA CHOBHAM  suatu jenis baja yang tahan terhadap berbagai jenis peluru antitank. Chobham merupakan hasil rekayasa teknologi militer Inggris, sangat mungkin sekitar tahun 1960-an hingga 1970-; Rusia kemudian juga mengembangkan baja jenis itu. Chobham disebut juga baja “berlapis keramik” atau baja “komposit keramik”, tetapi formulanya tidak pernah diumumkan. Chobham memiliki daya tahan istimewa, khususnya terhadap peluru antitank berhulu ledak jenis HEAT {High Explosive Anti-Tank, hulu ledak antitank berdaya tinggi). Lebih tahan terhadap hulu ledak antitank tentu (Mk berarti kebal terhadap peluru tersebut. Tetapi untuk menjebolnya diperlukan peluru dengan daya penghancur yang jauh lebih besar daripada yang cukup ampuh terhadap jenis-jenis baja sebelumnya.

Pemakaian chobham dan baja yang sejenis pada tank-tempur-utama (TTU) dapat dikenali dengan mudah, karena sampai sekarang belum mungkin membentuk baja jenis ini dalam bentukan lengkung tanpa mengurangi daya tahan dan kekuatannya. Inggris memakai chobham pada jenis TTU Valiant, Chieftain, dan Challenger, sedangkan Amerika Serikat pada vtrsi Abrams, dan Perancis pada TTU terbarunya, Leclerc. Rusia menggunakannya pada TTU-nya yang terbaru, Fst-1 (nama kode NATO). TNI belum pernah menggelar tank berlapis chobham.

Advertisement

Advertisement