Advertisement

Penonjolan Tekanan, Tekanan adalah penonjolan dari sebuah suku kata dan satu­satunya yang di dalam bahasa tertentu merupakan satuan bertekan­an. Di dalam sebagian besar bahasa, satuan bertekanan itu adalah apa yang lazim disebut kata. Di dalam beberapa bahasa seperti ba­hasa Rusia, bahasa Italia atau bahasa Spanyol, setiap kata merupa­kan sebuah suku kata dan satu-satunya yang ditonjolkan, sering kali dengan mengorbankan suku kata lain di dalam kata itu: suku perta­ma di dalam kata Rusia gorod ‘kota’, kata Italia donna ‘wanita’, kata Spanyol mesa ‘meja’, suku kata kedua dalam kata Rusia sobaka ‘anjing’, Polski wysoki ‘tinggi’, Italia mattina ‘pagi’, Spanyol cabeza, kepala’. Hal itu berlaku pula bagi bahasa Inggris dan bahasa Jerman, pada kata sederhana (bukan kata majemuk) seperti father, Vater, ‘ayah’ tekanan ada pada suku kata pertama, pada kata career, ‘karier’ Kartoffel ‘kentang’ tekanan pada suku kata kedua. Apabila kata itu berdiri sendiri, penonjolan dengan tekanan selalu direalisasi. Dalam konteks itu, penonjolan dapat kurang lebih jelas, dan tanpa mempe­ngaruhi valensi amanat. Berbagai tekanan di dalam sebuah ujaran menyusun suatu hierarki yang sebagian ditetapkan oleh kebiasaan, namun mungkin pula diubah oleh penutur untuk mengubah isi ujar­an: di dalam bahasa Inggris, amanat tidak sama jika, di dalam ujar­an we did, penonjolan diletakkan pada we atau pada did.

Ciri fonis yang pada umumnya digunakan untuk menonjolkan tekanan, adalah tenaga artikulasi, tinggi lagu dan panjang suku kata bertekanan, yang riil dan tertangkap. Di dalam berbagai bahasa, suku kata yang bertekanan cenderung dilafalkan secara lebih berte­naga, dengan tamber lebih tinggi dan lebih panjang daripada suku kata di sebelahnya yang tidak bertekanan, yang berkontras dengan­nya. Justru kadar tenaga, tinggi, dan panjang itulah yang me­mungkinkan tersusunnya hierarki tekanan di dalam ujaran. Namun, kodrat fisik tekanan bervariasi dari bahasa yang satu ke bahasa yang lain: di dalam bahasa Portugis, panjang merupakan faktor penentu untuk menonjolkan suku kata yang bertekanan, sedangkan dalam bahasa Castila, vokal dari suku kata itu tidak lebih panjang daripada vokal dari suku kata berikutnya yang tak bertekanan. Sejak lama orang menganggap tekanan di dalam berbagai bahasa Eropa sebagai tekanan yang dinamis, artinya ditandai oleh sebuah puncak lengkung intensitas lafal. Namun, pengamatan mutakhir menunjukkan bahwa di dalam bahasa Inggris misalnya, ciri tetap dari tekanan apa pun adalah cepatnya perubahan lengkung lagu. Meskipun demikian, ciri itu paling sering disertai atau diperkuat oleh peningkatan intensitas dan panjang.

Advertisement

Advertisement