Advertisement

Nada, Dalam bahasa Perancis, fakta intonasi ini mendayagunakan tinggi lagu di dalam penggunaan bahasa. Namun, di dalam bahasa yang lain, terutama yang digunakan di Afrika, di Selatan Sahara, dan di Asia Timur dan Tenggara, kenyataan fisik yang sama digunakan pula untuk tujuan pembeda dalam bentuk satuan segmental, seperti fonem, yang tidak dikelompokkan bersama ciri fonematis karena satuan itu mempengaruhi segmen-segmen ujaran yang tidak selalu .harus sama dengan satuan artikulasi kedua. Itulah yang disebut nada. Dalam “bahasa nada”, sebuah kata atau sebuah monem hanya diidentifikasi secara lengkap jika dikenali nadanya di samping fonem¬≠nya. Sama saja tidak benarnya kalau kita berkata bahwa dalam bahasa Cina, peer dan kastanye dilafalkan secara sama li, dengan me¬≠nyatakan bahwa dalam bahasa Perancis le pre ‘padang’ dan le pret ‘pinjaman’ merupakan homonimi yang sempurna. Sebenarnya, kata Cina yang menyebut peer dilafalkan dengan nada naik, sedangkan kastanye dengan nada turun, dan perbedaan di antara kedua nada tersebut sama berhasilgunanya dengan perbedaan tamber vokal yang memungkinkan kita membedakan pre dari pret.

Advertisement
Advertisement