Advertisement

“Morfofonologi”, Sering kali orang cenderung memasukkan penyajian fonologi suatu bahasa ke dalam suatu telaah pergantian vokal atau konsonan seperti pergantian eu dan ou di dalam peuvent, pouvons ‘dapat’, meurent, mouront ‘mati’, preuve, prouvons ‘membuktikan’, dsb., atau juga infleksi dalam bahasa Jerman yang dikelompokkan dalam kelompok Umlaut dan yang digunakan untuk membentuk jamak seperti Biicher atau bentuk-bentuk kata kerja seperti fallt atau gibt. Telaah yang dilakukan di bawah nama morfo-(fo)-nologi itu sangat dibenarkan apabila bertujuan menggambarkan keotomatisan ter­tentu seperti keotomatisan anak Jerman untuk membentuk gebrungen berdasarkan bringen, dan bukan gebracht karena mengikuti model singen, gesungen. Namun, hal itu tidak ada kaitannya dengan fonologi karena faktor yang menyebabkan pergantian adalah benar­benar morfologis dan sama sekali tidak ditentukan oleh faktor fonis. Istilah morfo(fo)no-logi yang dapat dikira berhubungan dengan fonologi perlu dipisahkan karena istilah itu rnengacu pada telaah penggunaan yang bertujuan gramatikal, yaitu pembedaan-pembeda­an yang disediakan bagi penutur.

 

Advertisement

Advertisement