Advertisement

ARCHICHLAMYDEAE, Archichlamydeae (yaitu suku-suku dikotil yang tidak memi-liki daun makota atau daun makotanya terpisah-pisah) ditempatkan sebelum Metachlamydeae dalam sistem Engler, sebab secara umum bagian-bagian bunganya tidak begitu rumit dibandingkan dengan Metachlamydeae. Yang akan diuraikan dalam buku ini hanyalah suku-suku Archichlamydeae yang memiliki bunga berkelopak dan bermakota, meskipun seri Archichlamydeae mencakup sekitar 40 suku yang bunganya tanpa perhiasan bunga (yaitu bunga telanjang) atau yang perhiasan bunganya terdiri atas satu pusaran (whorl) saja yang biasanya tidak jelas serta mirip braktea. Tak ada gunanya di sini untuk mempermasalahkan apakah bunga yang demikian itu tunggal karena bunga ini primitif, atau karena tereduksi atau terdegenerasi. Walaupun demikian adalah suatu fakta yang menarik bahwa kecuali pada suku Rosaceae dan anak suku Papilionoideae dari Leguminosae, sebagian besar dari pohon dan perdu asli di daerah iklim belahan bumi utara memiliki bunga yang tidak nampak serta tanpa perhiasan bunga atau bunganya tunggal. Sebaliknya di daerah tropik, pohon dan perdu dari berbagai suku yang tersebar agak merata dalam angiosperma memiliki bunga yang ielas; seperti tampak pada keanekaragaman pohon dan perdu berbunga di kebun-kebun botani tropik yang sudah cukup terkenal. Perbedaan penyebaran antara pohon dan perdu yang bunganya tak jelas dan yang bunganya jelas ini mungkin penting ditinjau dari pendapat yang sudah meluas bahwa tumbuhan berbunga berasal dari daerah tropik.

 

Advertisement

Incoming search terms:

  • arti archichlamydeae

Advertisement
Filed under : Ilmu Alam, tags:

Incoming search terms:

  • arti archichlamydeae