Advertisement

Dalam sains dan rekayasa, ialah analisis dengan memanfaatkan kurva-kurva termal. Kurva termal ialah alur suhu terhadap waktu bila suatu sistem (zat, bahan) dipanaskan atau didinginkan. Pada perubahan fase kurva ini akan mendatar, artinya untuk waktu yang relatif lama suhu tidak berubah karena sistem sedang mengalami perubahan fase. Perubahan fase tidak hanya pelelehan, peleburan, pendidihan dan pengembunan, tetapi juga perubahan dari fase padat yang satu ke fase padat yang lain. Oleh karena itu analisis termal banyak dilakukan dalam mempelajari logam dan aliase.

Molekul air dalam suatu kristal hidrat diikat dengan kekuatan yang mungkin berbeda-beda. Jadi molekul ini akan tersingkirdari kristal itu pada suhu yang berlainan. Fakta ini mendasari suatu analisis kimia yang disebut termogravimetri. Bobot zat diamati sementara sejumlah tertentu zat itu dipanaskan perlahan-lahan. Ini dilakukan dalam suatu neraca termogravimetri.

Advertisement

Advertisement