Advertisement

Pemencaran dengan Ledakan, Pada cara pemencaran ini biji-biji terpencar karena buah pecah secara eksplosif. Mekanisme ini umum terdapat pada anggota Leguminosae, yang polongnya mengering dan mengerut oleh panas matahari. Serabut-serabut diagonal yang fiat pada perikarp mengerut dan menimbulkan tegangan internal sampai akhirnya polong pecah menjadi dua belahan.Pada waktu pecah sepanjang garis yang rapuh pada kedua pinggirannya, kedua belahan polong terpelintir menjadi spiral dan menjentik biji-biji sampai sejauh 3 atau 4 m. Bunyi ‘klik’ pada waktu polong-polong pecah (misalnya pada Clitoria ternatea) sering terdengar pada hari-hari panas. Contoh umum lainnya dari biji kering yang meledak dan merekah serta terdengar ialah buah jarak, kerawitan (Hura crepitans) dan karet (Hevea). Biji-biji pohon kerawitan secara teratur terpencar sampai sejauh 10 m. Kebanyakan buah yang memencar sendiri akan meledak jika kering, sebaliknya buah berair pacar (Impatiens spp.) hanya akan meledak jika basah ( 7.12c). Jika kapsul matang, bagian dalam dinding buah menjadi sedemikian tegang, sehingga bila buah dibasahi atau tersentuh akan meledak dan melemparkan banyak biji yang kecil-kecil.

Advertisement
Advertisement