Advertisement

PEMBENTUKAN ASAM AMINO Reduksi Nitrat Menjadi Amonia, Walaupun atmosfer mengandung molekul nitrogen yang berlimpah, tumbuhan berbunga tak mampu menyadap sumber ini secara langsung, dan harus memperoleh nitrogennya dalam bentuk kombinasi. Selain sekitar 400 jenis tumbuhan pemakan serangga yang menangkap serangga dan tampaknya mampu menyerap asam amino langsung melalui perdaunan yang bermodifikasi, tumbuhan memperoleh nitrogennya dengan jalan menyerap nitrat atau ion amonia yang ada dalam larutan tanah. Walaupun amonia merupakan senyawa nitrogen utama yang dibebaskan dalam pembusukan asam organik, dalam kebanyakan tanah amonia ini langsung dioksidasi menjadi nitrat oleh bakteri, sehingga ion nitrat lazimnya merupakan sumber utama nitrogen bagi tumbuhan. Walaupun demikian setelah diserap, ion nitrat itu harus direduksi kembali menjadi amonia sebelum komponen nitrogennya dapat digabungkan ke dalam asam amino dan senyawa nitrogen organik lain. Reduksi nitrat menjadi amonia di dalam tumbuhan terjadi dalam tiga tahap. Bukti utama tentang adanya jalur ini ialah bahwa enzim-enzim reduktase yang diperlukan untuk ketiga tahap itu telah dibuktikan ada dalam tumbuhan.

Reaksi-reaksi yang terjadi pada reduksi nitrat semuanya endergonik, karena itu memerlukan bukan hanya donor elektron, melainkan juga sebuah sumber ATP. Kedua persyaratan ini dapat disediakan oleh respirasi (Catatan: reduksi nitrat dapat berlangsung dalam gelap, misalnya dalam akar), tetapi ada bukti bahwa persyaratan-persyaratan itu dapat pula disediakan oleh reaksi ‘terang’ (yaitu reaksi fotokimia) fotosintesis. Pada daun hijau, misalnya, reduksi nitrat itu dipercepat dalam keadaan terang, ini memberi kesan bahwa baik nitrat maupun karbon dioksida dapat direduksi oleh reaksi ‘gelap’ (yaitu reaksi kimia saja) fotosintesis. Lebih lanjut diketahui bahwa ketiga reduktase yang diperlukan untuk reduksi nitrat menjadi amonia berada dalam kloroplas.

Advertisement

 

Advertisement