OK-REVIEW - Article Review, Book Review, Essay Review

Advertisement

BERBICARA DAN KEPEMIMPINAN SERTA KOMUNIKASI

Terdapat kaitan yang jelas antara jumlah anggota kelompok yang berbicara dengan kepemimpinan kelompok. Bila seseorang ditetapkan sebagai pemimpin rapat, mungkin dia akan berperan serta secara aktif dalam diskusi kelompok. Namun yang lebih menarik adalah hasil pengamatan bahwa bila tidak ada pemimpin yang diketahui, komunikasi dapat mempengaruhi siapa yang akan menjadi pemimpin. Untuk menjadikan seseorang sebagai

PERAN SOSIAL DAN KEKOMPAKAN KELOMPOK

Bila sejumlah orang ditempatkan bersama dalam suatu kelompok, mereka tidak akan tetap tidak dapat dibedakan sama sekali. Mereka mengembangkan pola-pola perilaku, membagi tugas, mengambil peran yang berbeda-beda, dan sebagainya. Sebagai contoh, Merei (1949) mengamati bahwa setelah tiga kali pertemuan atau lebih, sekelompok anak-anak membentuk tradisi: Mereka memutuskan di mana setiap anak akan duduk di ruangan

SKEMA PERBEDAAN INDIVIDUAL

Orang tentu saja dapat mempunyai skema yang berbeda tentang hal sama. Ada yang tidak berpikir skematik melainkan askematik. Ada berbagai skema yang dianut secara luas. Satu contoh paling umum dinyatakan oleh penemuan yang sudah lebih dahulu kita bicarakan, bahwa dua jenis dimensi evaluatif mendasari sebagian 5esar kesan yaitu dimensi sosial dan intelektual. Ini menunjukkan bahwa

CIRI-CIRI DASAR PERILAKU KELOMPOK

Kita semua adalah anggota kelompok yang pengaruhnya sangat besar dalam hidup kita. Sebagian besar dari kita lahir di tengah-tengah keluarga dan melewatkan masa kanak-kanak kita melalui interaksi dengan orang tua dan saudara-saudara kandung. Ketika kita memberanikan diri untuk memasuki lingkungan sosial yang lebih be-sar, kita berhadapan dengan kelompok —mungkin kelompok bermainan sekitar rumah, kelas taman

KONFORMITAS DALAM PERSPEKTIF

Pada umumnya, semua tehnik yang telah kita bahas bermanfaat untuk menimbulkan konformitas atau ketaatan dalam jangka pendek. Tetapi biasanya tehnik tersebut tidak banyak membantu bila ingin mengubah perilaku seseorang untuk jangka waktu lama. Hampir semua teknik, dalam kadar tertentu, bergantung pada adanya pemantauan atau pengawasan terhadap individu. Konformitas bergantung pada adanya orang yang selalu memperingatkan

PENGERTIAN BATAS TEKANAN EKSTERNAL

Cara yang paling langsung untuk meningkatkan ketaatan adalah dengan menekan individu; yang dapat dilakukan melalui ancaman, ganjaran, permintaan langsung, atau tekanan sosial. Dapat juga diperlihatkan model yang sedang melakukan apa yang dikehendaki peneliti. Pendekatan yang lain adalah dengan menempatkan orang itu dalam situasi terkendali yang dirancang untuk memberikan tekanan secara halus sehingga orang tersebut mengalami

TEKNIK FOOT IN THE DOOR

Kadang-kadang yang menjadi tujuannya adalah membuat seseorang memenuhi permintaan yang biasanya ditolak oleh sebagian besar orang. Salah satu cara untuk meningkatan ketaatan dalam kasus semacam ini adalah dengan membujuk orang agar mula-mula bersedia memenuhi permintaan yang jauh lebih ringan. Bila orang sudah menyetujui permintaan yang ringan, dia akan cenderung bersedia memenuhi permintaan yang lebih berat.

HARAPAN ORANG LAIN TERHADAP DIRI KITA

Sampai suatu tingkat yang sulit dipercaya, orang akan rela memenuhi permintaan orang lain hanya karena orang lain tersebut mengharapkannya. Gejala ini sangat mudah dilihat bila permintaan diajukan secara langsung. Misalnya, bila peneliti menyatakan kepada subjek bahwa pereka harus menyumbangkan sejumlah uang, dan memberikan peringatan bila mereka tidak melakukannya, maka subjek akan memberikan sumbangan yang lebih

GANJARAN, HUKUMAN, DAN ANCAMAN

Salah satu cara untuk menimbulkan ketaatan adalah dengan meningkatan tekanan terhadap individu untuk menampilkan perilaku yang diinginkan melalui ganjaran, hukuman, atau ancaman. Semua itu merupakan insentif pokok untuk mengubah perilaku seseorang. Orang tua yang ingin agar anak gadisnya tidak merokok sering menggunakan ancaman. Dia mengancam tidak akan mengijinkan anaknya menonton acara televisi kesenangannya, tidak memberikan

KETAATAN TERHADAP OTORITAS YANG SAH

Harapan dari orang yang menduduki posisi tertentu dalam otoritas terutama adalah menimbulkan ketaatan. Penelitian dramatis yang dilakukan oleh Milgram (1963) tadi menunjukkan gejala ini dengan jelas. Sebagian besar orang merasa terikat untuk tetap memberikan shock listrik yang kuat kepada orang yang berteriak memohon belas kasihan, menderita penyakit jantung, dan tampak mengalami rasa sakit yang sangat

MEMAKNAI KETAATAN DAN KEPATUHAN

Konformitas hanya merupakan bagian dari persoalan yang lebih umum, bagaimana membuat orang rela melakukan sesuatu yang sebenarnya tidak ingin mereka lakukan. Salah satu caranya adalah melalui tekanan sosial. Seperti yang telah kita ketahui, terdapat sejumlah faktor yang menentukan efektivitas tekanan ini. Cara lainnya adalah melalui perundingan. Kadang-kadang orang mau melakukan sesuatu yang tidak ingin mereka

UKURAN KELOMPOK DAN KETERIKATAN TERHADAP NONKONFORMITAS

Tipe keterikatan yang agak berbeda menyangkut perilaku konformitas itu sendiri. Orang yang, karena satu dan lain hal, tidak menyesuaikan diri pada percobaan-percobaan awal cenderung terikat pada perilaku konformitas ini. Orang yang sejak awal menyesuaikan diri akan tetap terikat pada perilaku itu. Individu dapat didorong untuk menyesuaikan diri sejak awal melalui pemberian tugas membuat penilaian yang
Page 376 of 438:« First « 371 372 373 374 375 376 377 378 379 380 381 » Last »