OK-REVIEW - Article Review, Book Review, Essay Review

Advertisement

PENGERTIAN SUKU-SUKU EPIGIN RUBIACEAE

SUKU-SUKU EPIGIN Rubiaceae, Kedudukan Rubiaceae ( 10.4) pada Metachlamydeae yang epigin sebanding dengan kedudukan Apocynaceae pada Metachlamydeae yang hipogin. Kedua suku ini memiliki jumlah bagian bunga yang sama pada setiap pusarannya, karenanya sesuai dengan pola dasar pokok yang sama, yaitu Satu-satunya perbedaan utama pada bunganya ialah bahwa Rubiaceae adalah epigin. Pertelaan Suku Terna, perdu atau potion.

PENGERTIAN KELOMPOK-COROLLIFERAE

KELOMPOK-COROLLIFERAE, Suku-suku yang paling primitif dalam Monokotil memiliki daun kelopak dan daun makota yang nyata, tetapi dalam perjalanan evolusinya kedua pusaran bagian bunga ini menjadi petaloid dan menjadi kelihatan sama. Suku-suku yang memiliki perhiasan bunga yang petaloid seperti itu dimasukkan ke dalam kelompok Corolliferae, yang diawali dengan Liliaceae dan berakhir dengan Orchidaceae. Liliaceae Liliaceae ( 11.1)

PENGERTIAN KONSEP KOMUNITAS TUMBUHAN

KONSEP KOMUNITAS TUMBUHAN, Tumbuhan telah diuraikan menu-rut struktur dan proses-proses yang memungkinkan mereka tumbuh dan berkembang biak. Tetapi survei tentang kehi-dupan tumbuhan tidak lengkap bila hanya segi-segi tersebut yang ditinjau, sebab dalam kondisi alami tumbuh-tumbuhan (dan hewan) hidup bersama-sama dalam berbagai komunitas. Bila semua tumbuhan di sebuah pulau di samudra diangkat dan Anda ditugasi untuk menanamnya

PENGERTIAN CUCURBITACEAE

Cucurbitaceae, Hubungan antara Cucurbitaceae ( 10.5) dengan Rubiaceae dan Compositae banyak diperdebatkan, tetapi susunan Engler yang menempatkannya di antara Rubiaceae dan Compositae. Cucurbitaceae ada pada taraf kemajuan evolusi yang sama dengar. Rubiaceae, tetapi kedua suku ini memiliki jumlah benang sari dan dawn buah yang berbeda. Pertelaan Suku Terna yang merayap atau memanjat, memiliki sulur lateral. tunggal

STRUKTUR KOMUNITAS TUMBUHAN

STRUKTUR KOMUNITAS TUMBUHAN, Komunitas tumbuhan adalah unit-unit alami vegetasi dan merupakan benda nyata dan ini tampak dari kata-kata dalam pembicaraan sehari-hari seperti hutan, padang rumput, dan rawa. Tugas pertama ekologi tumbuhan adalah mempertela-kan berbagai komunitas tumbuhan secara ilmiah sehingga mereka dapat dibandingkan, diklasifikasikan atau ditelaah proses transformasi energi yang terjadi di dalamnya. Tetapi, sebelum suatu komunitas

BENTUK HIDUP TUMBUHAN BERBUNGA

BENTUK HIDUP TUMBUHAN BERBUNGA, Oleh karena ukuran dan bentuk berbagai tumbuhan yang menyusun suatu komunitas yang kompleks sangat beranekaragam, maka cara-cara untuk mencirikan mereka diperlukan. Pembagian tumbuhan secara sederhana menjadi terna, perdu dan pohon tidak memadai dan karena itu klasifikasi yang lebih terperinci menjadi bentuk hidup sering digunakan. Dalam cara klasifikasi ini dikenal bahwa tumbuhan tidak

PENGERTIAN GRAMINEAE

Gramineae, Jika bunga yang khas dari Gramineae dibandingkan dengan bunga tipe umum monokotil, seperti diwakili Liliaceae, ternyata bahwa perhiasan bunganya tereduksi menjadi dua sisik kecil (lodikula), benang sarinya tereduksi menjadi tiga, satu kepala putik tidak ada lagi dan hanya satu daun buah yang berfungsi dari bakal buah itu. Pada bunga beberapa jenis bambu (yang dianggap sebagai

PENGERTIAN ORCHIDACEAE

Orchidaceae, Orchidaceae merupakan puncak atau klimaks dari struktur bunga pada Corolliferae. Bunganya terbentuk menurut pola dasar yang sama dengan, bunga Liliaceae, Perhiasan bunganya, walaupun terdiri atas enam segmen dalam dua pusaran, sangat termodifikasi; anggota tengah dari pusaran dalam (‘bibir’ atau labelum) jauh lebih besar daripada segmen perhiasan bunga lainnya, sehingga ter-bentuk bunga zigomorf. Jumlah benang sari

KELOMPOK-GLUMIFLORAE

KELOMPOK-GLUMIFLORAE, Glumiflorae terdiri atas beberapa suku saja, yang perhiasan bunganya sangat tereduksi atau bahkan tak ada sama sekali. Kelompok ini diawali dengan Juncaceae, yang mungkin langsung berasal dari Liliaceae, sebab suku ini tetap mempertahankan perhiasan bunganya yang kecil, yang terdiri atas enam bagian, walaupun keadaannya kering dan mirip kelopak. Kelompok ini berakhir Gramineae, yang paling tinggi

PENILAIAN KELIMPAHAN SECARA KUANTITATIF

Penilaian Kelimpahan Secara Kuantitatif, Karena keterbatasan dalam penaksiran kelimpahan secara visual, maka metode kuantitatif dengan maksud untuk menghilangkan pertimbangan pribadi si pengamat telah dikembangkan. Metode kuantitatif untuk menilai kelimpahan berpijak pada pencatatan kelimpahan yang sesungguhnya dalam sejumlah cuplikan (sample) luasan komunitas dan kemudian hasilnya digunakan untuk menaksir kelimpahan dalam komunitas secara keseluruhan. Oleh karena cuplikancuplikan ini

PENGERTIAN CONVOLVULACEAE

Convolvulaceae, Convolvulaceae  telah mencapai tingkat evolusi yang kira-kira setaraf dengan Apocynaceae, dan rumus khas bunga dua suku ini sama. Convolvulaceae mungkin dapat dianggap lebih maju daripada Apocynaceae karena ginoesiumnya yang sepenuhnya sinkarp. Convolvulaceae selalu dapat dibedakan dari Apocynaceae dengan daunnya yang berseling, tetapi bagaimanapun hampir semua anggota suku ini dapat dikenal dari bunganya yang berbentuk corong

PENGERTIAN COMPOSITAE

Compositae, Compositae mencapai batas ekstrem- dalam langkah maju evolusi, dari individu bunga yang jelas ke perbungaan yang jelas, yang tersusun atas massa bunga-bunga kecil. Apa yang biasa disebut bunga pada suku ini adalah pada kenyataannya berupa satu bongkol (yaitu suatu perbungaan yang tersusun atas bunga-bunga kecil tak bertangkai, disebut floret, yang muncul pada penyangga bersama) yang
Page 14 of 438:« First « 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 » Last »