Advertisement

Orang yang Menetap di Luar Negeri, Seorang yang sendirian, atau sekelompok kecil yang ke luar ne­geri pada umumnya akan cepat belajar bahasa negeri yang dikunjunginya karena mereka tidak mungkin mengharapkan penduduk setempat belajar bahasa mereka. Orang itu akan terhindar dari pak­saan ini hanya apabila ia menemukan kelompok orang senegerinya yang cukup besar di negeri asing itu, dan berhasil mengintegrasikan dirinya. Sering kali didapati di kota-kota besar di Amerika Serikat, wanita tua yang menetap bertahun-tahun lamanya di situ tanpa mengenal satu pun kata bahasa Inggris. Hal ini bergantung pada usianya ketika ia tiba di negeri baru, pada tingkat peradaban dan ke­cerdasannya dan juga pada lingkungannya. Sering imigran akan berusaha agar orang memahaminya, sehingga ia akhirnya akan ber­bicara bahasa yang baru seperti pribumi lainnya. Mungkin pula ia sama sekali melupakan bahasa pertamanya, atau terus mengguna­kannya, tetapi pada akhirnya tidak selancar bahasa keduanya, atau hanya berbicara dalam bahasa pertamanya saja karena hanya dengan cara itu dia akan merasa nyaman.

Jika individu yang sama atau kelompok kecil yang sama menggu­nakan sebuah idiom yang berprestise tinggi sebagai bahasa pertama atau sebagai bahasa pengantar apa pun sejauh mana ia bepergian. Misalnya, seorang Inggris mungkin melewatkan hidupnya di hotel-hotel di Pantai Azura tanpa dapat berbahasa Perancis sedikit pun.

Advertisement

Dalam hal suatu kelompok datang ke suatu daerah secara paksa dan menetap di sana sebagai penjajah, maka pada awalnya dapat me­nimbulkan suatu situasi sosiolinguistik yang hampir tidak berbeda dengan situasi sosiolinguistik yang telah dijelaskan di atas, hanya ska­lanya saja yang berbeda. Namun, lama kemudian, artinya setelah be­berapa generasi, akan terjalin komunikasi di antara si penjajah dan si terjajah, dan apabila kesatuan bahasa tercipta, faktor budaya dan jumlah akan lebih berat.dibandingkan dengan supremasi militer: pe­naklukan Galia oleh bangsa Romawi berakibatkan romanisasi bahasa negeri itu, sedangkan penaklukan yang dijalankan oleh bangsa Fran­ka hanya berhasil menjermankan tepi Utara dan Timur wilayah itu.

Advertisement