Advertisement

Modalitas dan Monem Fungsional, Modalitas, seperti kata sandang dan jamak dalam bahasa Peran­cis, sangat sulit dibedakan dengan monem fungsional. Padahal per­bedaan di antara kedua tipe itu bersifat mendasar. Jika di dalam sin­tagma otonom seperti avec le sourir ‘dengan senyuman’, sourir ‘senyuman’ dianggap sebagai pusat sintagma, maka determinator gramatikal le merupakan unsur centripetal, sedangkan monem fungsional avec ‘dengan’ merupakan unsur centrifugal, atau secara skematis 4- avec le sourir. Di dalam bahasa seperti bahasa Peran­cis, di mana amalgam bertipe dua merupakan pengecualian (au, du), ternyata bahwa kehadiran sebuah penunjuk fungsi seperti avec mem­berikan otonomi sintaksis kepada kumpulan avec mes valises ‘dengan kopor-koporku’, sedangkan penggunaan modalitas le di dalam le chasseur tue la bete ‘pemburu membunuh binatang itu’ tidak mem­berikan otonomi kepada chasseur ‘pemburu’ yang harus selalu berada di tempatnya di dalam konteks agar dikenal sebagai fungsi subjek. Se­cara umum, kemungkinan menggunakan suatu monem fungsional di­tetapkan oleh unsur-unsur di luar sintagma otonom: tipe proposisi tertentu mungkin mengandung sebuah pelengkap datif, sedangkan tipe yang lain tidak. Tentu saja penutur memiliki kebebasan untuk menggunakan atau tidak suatu sintagma otonom tertentu yang tidak terlarang di dalam skema ujaran yang telah dipilihnya: sesudah mem­bagikan selalu dapat diletakkan seorang penerima, namun dapat pu­la tidak. Misalnya dapat dikatakan Pendeta membagikan air suci ke­pada jemaatnya atau Pendeta membagikan air suci, dan pilihan itu lebih jelas lagi pada kasus penggunaan sintagma otonom yang meng­gunakan avec ‘dengan’. Namun, adalah suatu kenyataan bahwa da­lam hal-hal tertentu kebutuhan komunikasi menentukan pilihan mo­nem fungsional, karena adanya penyimpangan awal dari suatu skema ujaran tertentu.

Lain halnya dengan pilihan modalitas: pilihan salah satu di an­taranya pada titik tertentu di dalam rangkaian tuturan ditentukan oleh kebutuhan komunikasi, dan lebih tepat lagi, oleh pengalaman yang akan dikomunikasikan. Dari segi itu, modalitas tidak berbeda dengan monem bukan fungsional yang lain: saya memilih untuk mengungkapkan apa yang saya maksudkan, antara seekor harimau dan harimau itu seperti saya memilih antara harimau dan macan kumbang. Perbedaannya adalah, dalam hal modalitas, pilihan saya sangat terbatas: yaitu “tertentu” atau “tak tentu”, sedangkan jumlah binatang yang dapat saya pilih untuk melengkapi suatu ujaran seperti pawang menangkap tak terbatas. Perlu dicatat bahwa dengan menggantikan sebuah modalitas dengan modalitas yang lain, misal­nya tunggal diganti dengan jamak, kata penunjuk dengan kata em­punya, kita tidak mengubah skema umum ujaran itu.

Advertisement

Dalam hal bahasa Latin atau bahasa Perancis, di dalam suatu klausa sebuah substantiva tergantung dari pilihan penutur, dapat di­sertai maupun tidak oleh pemarkah jamak. Sebaliknya, sebuah klausa tipe tertentu dalam bahasa Latin, mensyaratkan penggunaan sebuah monem fungsional datif, dan hanya satu itu meskipun diungkapkan dua kali di dalam kata-kata yang dikoordinasikan: urbi et orbi.

Advertisement