Advertisement

Zakaria adalah nabi dan rasul dalam Is­lam yang diceritakan oleh Allah dalam al-Quran. Namanya muncul sebanyak 7 kali dalam al-Quran masing-masing pada surat Ali Imran : 37 dan 38, surat al-An ‘am : 85, surat Maryam: 2 dan 7 serta surat al­Anbiya: 89. Riwayat hidupnya tidak ba­nyak diketahui. Ia muncul dalam al-Quran berkaitan dengan cerita Siti Maryam dan nabi Yahya, anaknya sendiri.

Siti Maryam, yang kelak akan melahir­kan seorang nabi dan rasul yakni Isa bin Maryam, diasuh oleh Zakaria di waktu ke­cil. Siti Maryam kecil itu sebenarnya me­rupakan anak yang lahir karena nazar ayah dan ibunya. Nazar tersebut berisi kerelaan menyerahkan anaknya mengurus Baitul Maqdis sebagai hamba Allah. Dan ketika itu yang menjadi pengurus Baitul Maqdis adalah Zakaria, maka Maryam pun diserahkan kepadanya. Diceritakan oleh all-Quran bagaimana Zakaria mehgasuh v.aryam hingga menjadi besar dengan ber­- Elva mukjizat yang diperlihatkan oleh :Alan dalam memudahkan Zakaria me­zpsuh Maryam.

Advertisement

Di samping berita tentang Maryam di axis, nama Zakaria juga disinggung al-Qum”‘ dalam kaitan dengan nabi Yahya. Kisah ini dimulai dari keinginan Zakaria wank beroleh seorang anak sebaik dan sesaieh Maryam, padahal ia sudah sangat tua sekali dan istrinya sudah mandul. Dalam hati Zakaria ketika itu timbul pera­saan harap-harap cemas apakah keinginan­nya itu akan dikabulkan oleh Tuhan. Te­tapi Allah maha Pengasih lagi Maha Penya­yang, keinginan tersebut dikabulkan dengan diberi seorang anak laki-laki ber­nama Yahya. Nabi Yahya inilah yang dikenal dengan nama Yahya Pembabtis damn Mei Yahya tumbuh dengan kecer­dasan yang tinggi dan memahami syariat Taurat dengan balk. Zakaria bersama Yah­ya berdak•ah kepada umatnya serta mengabdikan diri sebagai khadam dari ni­mah suci Baitul Maqdis.

 

Advertisement