Advertisement

Aslinya Tiziano Vecellio, pelukis terbesar pada abad ke-16. Sepanjang kariernya selama 70 tahun, ia menempatkan diri sebagai pelukis yang paling berpengaruh dan paling berhasil dalam sejarah. Titian menggunakan warna terang dengan usapan kuas yang berani hingga seolah-olah meleburkan warna yang satu dengan warna lainnya. Pelukis besar pada masa sesudahnya, seperti Greco, Rembrandt, Rubens, Van Dyck, dan Diego Velazquez, sedikit banyak terpengaruh oleh teknik melukis itu.

Lukisan Titian banyak bersifat religius dan mitologis. Yang sangat terkenal antara lain Maria Naik ke Surga (1516-1518), Kristus Bermahkota Duri (1546- 1550), Pieta (1576), Venus dan Adonis (1553-1554), dan Dewi Europe Dilarikan (1559-1562). Kemahirannya sebagai pelukis potret pun sangat dipuji. Ia melukis beberapa tokoh, seperti Kaisar Charles V, Kaisar Ferdinand I, Paus Paulus III, Raja Francis dari Perancis, dan Raja Philip II dari Spanyol.

Advertisement

Titian lahir di kota Pieve di Cadore. Semasa kanak- kanak ia dikirim ke Venezia untuk belajar melukis. Salah satu gurunya adalah Giovannie Bellini. Dalam usia 28 tahun ia sudah dikenal sebagai pelukis kondang. Lukisannya menimbulkan kebanggaan bagi se-tiap pemiliknya. Orang pun berebut kesempatan agar dapat dilukis olehnya. Kaisar Charles V kemudian mengangkatnya sebagai bangsawan dengan gelar Count Palatine dan Knight of the Golden Spur.

Titian meninggal dunia pada usia 99 tahun karena penyakit pes. Karya terbesarnya, Kristus Bermahkota Duri, dilukis sewaktu usianya sudah mencapai 95 tahun.

 

Advertisement