Advertisement

Dalam bahasa Hokian berarti “negara pusat” atau “negara tengah”. Dalam bahasa Mandarin Tiongkok disebut Chung Kuo atau Zhung guo. Sebelum tahun 1966, di Indonesia orang biasa menyebut negara Cina sebagai Tiongkok, sehingga dikenal istilah Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Pada tahun 1970-an, pemerintah RI menetapkan bahwa ejaan yang diambil disesuaikan dengan ejaan Inggris, sehingga istilah Tiongkok diganti dengan “Cina”.

Bagi masyarakat keturunan Cina di Indonesia, ¬†istilah Cina tidak disukai karena mereka menganggap istilah ini berasal dari negara Barat yang memusuhi negara Cina. Dahulu mereka juga lebih suka menyebut diri (dan disebut) orang Tionghoa yang berarti “orang negara pusat”. Tetapi, sejalan dengan perubahan generasi, istilah ini kini tak dipersoalkan lagi.

Advertisement

Advertisement