Advertisement

WINSTON LEONARD SPENCER CHURCHILL (1874-1965), adalah perdana menteri Inggris yang terkenal pada masa Perang Dunia ke-2. Kepemimpinannya selama masa-masa peperangan paling suram, yang akhirnya membuahkan kemenangan, membuat rakyat Inggris dan berjuta-juta orang lainnya di negara Barat berterima kasih kepadanya. Churchill lahir di Blendheim Palace, Oxfordshire, Inggris. Ayahnya Lord Randolf Churchill, dan ibunya seorang wanita Amerika, Jennie Jerome. Ia memperoleh pendidikan di Harrow dan Sandhurst, lalu masuk ketentaraan tahun 1895 dan bertugas pada pasukan Spanyol. Setelah itu ia dikirim dalam ekspedisi militer ke Kuba dan dua ekspedisi lain, ke Malakand tahun 1897 dan Tirah tahun 1899.

Kemudian ia terjun ke bidang politik. Churchill mengikuti pemilihan untuk Parlemen Oldham seba¬gai anggota Partai Konservatif tahun 1899. Ia pernah menjadi wartawan perang Morning Post dan bertugas dalam perang Afrika Selatan (1899-1900). Pada waktu itu ia sempat ditahan oleh tentara Boer.

Advertisement

Sekembalinya ke Inggris, di tahun 1900, Churchill terpilih sebagai anggota Parlemen Oldham. Kemudian ia memegang berbagai jabatan pemerintahan dan kemiliteran dengan prestasi tinggi. Tetapi karena sikapnya yang terlalu keras, pada tahun 1930-1933 ia tak diberi jabatan apa pun. Churchill mendukung kebijaksanaan tidak campur tangan dalam perang saudara yang terjadi di Spanyol, tetapi menjelang tampilnya golongan Nazi di Jerman, dia menganjurkan agar Inggris kembali menyusun kekuatan, terutama di udara. Ia sangat menentang Nazi Jerman yang tak sesuai dengan sikap liberalismenya yang mendalam. Nazi dianggapnya mengancam kekuasaan Inggris. Menjelang pecahnya Perang Dunia II Churchill menjadi perdana menteri. Dengan gemilang ia memimpin rakyat Inggris melawan Jerman sampai titik kemenangannya. Ia meninggal dunia di London tahun 1965.

Advertisement