Advertisement

Terletak di Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Propinsi Bali, sekitar 36 kilometer sebelah utara kota Denpasar. Nama Pura Tirta Empul diambil dari nama air yang terdapat di halaman dalam pura ini. Tirta berarti air suci dan empul berarti air yang memancar dari tanah. Jadi Tirta Empul berarti air suci yang memancar dari dalam tanah. Hingga kini mata’air ini masih dianggap suci oleh penduduk Bali.

Berdasarkan prasasti yang ada. Pura Tirta Empul dibangun pada tahun 884 Saka atau 926 Masehi, oleh Raja Sri Candra Bhaya Singha Warma Dewa yang juga membangun pemandian ini. Pura ini memiliki panorama yang indah, terletak di sebelah timur desa Tampaksiring, di tengah-tengah persawahan yang indah bertingkat-tingkat. Di dalam halaman pura terdapat sumber mata air yang jernih.

Advertisement

Menurut cerita rakyat setempat, mata air yang keluar dari tanah ini merupakan akibat dari tancapan panah Batara Indra sewaktu terjadi pertempuran antara Mayadanawa Raja Bata Anyar (Bedahulu) dengan Batara Indra.

Advertisement