Advertisement

Perancang pakaian adi busana Indonesia. Ia salah satu perintis perancang busana di Indonesia. Peter lahir di Bogor. Ia sudah menjadi yatim sejak kecil. Ibunya kemudian membuka usaha penjualan makanan. Kesibukan itu membuatnya tidak sempat lagi menjahit pakaian anak-anaknya. Ia lalu mendatangkan penjahit bernama Mak Wek ke rumah untuk mengerjakan tugas itu.

Peter sering meninggalkan kebiasaannya bermain untuk mengamati Mak Wek menjahit. Lewat pengamatannya yang cermat terhadap gerakan Mak Wek, ia menguasai cara menjahit pakaian. Sewaktu duduk di bangku kelas lima Sekolah Rakyat, ia sudah mampu menjahit celana sendiri.

Advertisement

Didorong hasrat mengembangkan karier, ia menimba ilmu di Vakschool voor Kleermakers & Coupeurs, Den Haag. Di sekolah ini ia menunjukkan kemampuan yang istimewa sehingga berhasil lulus dengan angka terbaik. Selanjutnya, ia magang di sebuah perusahaan yang khusus membuat pakaian para bangsawan. Pada waktu senggang, ia menerima pesanan untuk merancang busana wanita. Kegiatan yang semula hanya sambilan ini segera diminatinya.

Sekembalinya di tanah air (1954), ia mengembangkan minatnya itu. Setiap bulan ia mampu menyelesaikan sekitar 20 rancangan pakaian wanita.

Advertisement