Advertisement

Perkuliahan dan tingkat

Sebelum pendidikan tinggi di Indonesia melaksanakan sistem strata, biasanya perkuliahan di universitas dibagi menjadi :

Advertisement
  • tingkat persiapan atau propaedeuse, lamanya 1 tahun
  • tingkat kandidat lamanya 2 tahun
  • tingkat doktoral lamanya 2 tahun.

Mahasiswa yang lulus propaedeuse diberi hak untuk mengikuti kegiatan di tingkat kandidat dan setelah melaksanakan persyaratan-persyaratannya diberi hak untuk menempuh ujian kandidat. Mahasiswa yang lulus tingkat kandidat mendapat ijazah kandidat dan diperbolehkan mengikuti kegiatan tingkat doktoral.

Di Indonesia pada tahun 1950-an sehubungan dengan sangat sedikitnya tenaga berpendidikan (umpamanya tenaga guru SMA) maka lulusan kandidat juga diberi ijazah sebagai lulusan baccalaureus agar bisa diberi kewenangan untuk mengajar SMA walaupun dengan wewenang tak penuh (onvolledige bevoegheid).

Mahasiswa yang lulus ujian doktoral diperkenankan untuk mencapai tingkat tertinggi di perguruan tinggi yaitu derajat doktor (doctor), kepadanya diberikan sebutan doktorandus bagi bidang selain bidang hukum, teknik dan pertanian sedangkan untuk bidang hukum diberikan sebutan Sarjana Hukum atau rnr (Meester in de rechten) dan untuk bidang tehnik serta pertanian diberikan sebutan insinyur atau ir (Ingenieur).

Belajar di perguruan tinggi dibagi dalam teori, praktikum di laboratorium dan kerja lapangan. Pelajaran yang dikuliahkan bisa dibedakan menjadi :

  • Pelajaran yang diakhiri dengan ujian
  • Pelajaran yang diakhiri dengan testimonium

 

Advertisement