Advertisement

Negara di Timur Tengah yang terletak pada perbatasan antara Benua Asia dan Eropa. Dari wilayahnya seluas 780.576 kilometer persegi, 95 persen termasuk wilayah Asia dan selebihnya tercakup dalam wilayah Eropa. Dj utara, negara ini berbatasan dengan Laut Hitam; di timur dengan wilayah Uni Soviet dan Iran; di selatan dengan Irak, Suriah, dan Laut Tengah; sedangkan di barat dengan Yunani, Bulgaria, dan Laut Aegea.

Sejarah. Para arkeolog memperkirakan bahwa kawasan Anatolia yang kelak disebut Turki ini mulai berpenghuni pada sekitar tahun 1900 Sebelum Masehi. Penduduk pertama ini merupakan suku bangsa Hittiti yang berasal dari Asia Tengah atau Eropa. Selama beberapa abad mereka dapat menguasai kawasan ini, bahkan berhasil memperluas wilayahnya sampai ke daerah Mesopotamia dan Suriah.

Advertisement

Memasuki tahun Masehi, kawasan ini jatuh ke tangan Kerajaan Romawi, setelah melalui pergantian kekuasaan beberapa kali. Kerajaan Romawi dapat berkuasa atas kawasan ini selama hampir empat abad. Pada abad ke-4 kaum Barbar menyerbu kerajaan ini dan berhasil menaklukkan wilayah bagian barat; sedangkan bagian timurnya dapat dipertahankan. Akibatnya ibu kota kerajaan yang semula terletak di Roma kemudian dipindahkan ke Konstantinopel (sekarang Istanbul). Selanjutnya kerajaan ini bernama Kerajaan Bizantium.

Pada abad ke-I 1 suku bangsa Oghuz menyerang Bizantium dan pada waktu yang hampir bersarr.aan suku bangsa Kayi memasuki kawasan Anatolia bagian tengah dan timur. Satu abad kemudian, Osman I yang berasal dari kalangan suku bangsa Kayi, mendirikan Kerajaan Ottoman. Antara abad ke-13 dan 14 kerajaan ini mulai memperluas wilayah kekuasaannya dengan merebut sebagian wilayah Kerajaan Bizantium, yakni di bagian barat dan tenggara Eropa. Bahkan pada tahun 1453 Ottoman berhasil menaklukkan

Bizantium dengan merebut ibu kota Konstantinopel. Namun upaya untuk memperluas wilayah kekuasaan terus dilakukan. Sampai akhirnya kerajaan ini berhasil mencapai kejayaannya sekitar abad ke-16. Wilayah kekuasaannya mencakup sebagian besar kawasan Timur Tengah, Balkan, Hungaria, bahkan sampai wilayah Afrika Utara.

Namun setelah Raja Sulaiman turun takhta, kejayaan Ottoman berangsur-angsur pudar. Sebagian wilayahnya dapat direbut oleh negara lain: Hungaria jatuh ke tangan Austria dan Crimea ke tangan Rusia. Menjelang berakhirnya abad ke-19 Ottoman kehilangan wilayah kekuasaan di Mesir dan kawasan Balkan. Setelah Perang Dunia I berakhir, kerajaan ini kehilangan Propinsi Arab dan sebagian wilayah Asia Kecil. Pada tahun 1923 kerajaan ini menyetujui batas-batas wilayah yang ditetapkan dalam konferensi di Lausanne. Konferensi ini juga menetapkan bahwa Turki secara resmi menjadi sebuah negara republik. Kemal diangkat sebagai Presiden Turki pertama.

 

Advertisement