Advertisement

MENGENAL KUALA LUMPUR – Ibu kota Malaysia dan pusat Wi­layah Persekutuan Kuala Lumpur. Sampai tahun 1974 kota ini merupakan ibu kota Negara Bagian Selangor. Kini Kuala Lumpur telah berkembang menjadi pusat kebudayaan, dagang, perbankan, dan pemerintahan di Malaysia.

Kuala Lumpur terletak di pertemuan antara Sungai Kelahg dan Gombak, sekitar 40 kilometer di timur Pe­labuhan Kelang di Selat Malaka. Kota ini mulai berkembang sejak sekitar tahun 1857, ketika 87 pe­nambang timah berkebangsaan Cina membuka per­mukiman di Ampang. Pada tahun 1895, kota ini dija­dikan ibu kota federasi negara bagian. Setelah Negara Federasi Malaya merdeka (1957) kota ini dijadikan ibu kotanya.

Advertisement

Penduduk Kuala Lumpur meningkat pesat setelah Perang Dunia II. Pada tahun 1982 jumlahnya tercatat 958.851 jiwa. Sebagian besar adalah keturunan Cina (52 persen), lainnya Melayu (33 persen), India (14 persen), Sri Lanka, dan Eropa. Kegiatan pemerintahan umumnya dipegang keturunan Melayu, sedangkan industri dan perdagangan dikuasai keturunan Cina. Orang Cina berbahasa Cina, orang Melayu berbahasa Melayu, dan orang India berbahasa India. Untuk per­gaulan antarkaum, digunakan bahasa Inggris.

Ciri-ciri bangunan di Kuala Lumpur merupakan perpaduan antara arsitektur modern dan Moor, rumah ioko khas Cina, dan perkampungan MelayurDi sana terdapat dua universitas, yaitu Universiti Malaya dan Universiti Teknoloji Malaysia, Museum Nasional, perpustakaan nasional, lembaga penelitian kedok­teran, dan Mesjid Nasional. Lapangan terbangnya Su­bang International Airport. Hasil industrinya karet, ti­mah, makanan, kayu, besi, baja, tekstil, bahan kimia, barang-barang elektronik, dan perlengkapan listrik.

Advertisement