MENGENAL JOHN TYNDALL (1820-1893)

adsense-fallback

Seorang fisikawan Inggris yang dikenal lewat efek Tyndall, yaitu gejala dihamburkannya cahaya oleh partikel-partikel koloid. Efek ini menjelaskan mengapa langit tampak biru, matahari lebih kuning daripada seharusnya, dan udara yang berdebu (misalnya akibat meletusnya gunung api) menyebabkan matahari terbenam dan matahari terbit tampak sangat merah dibandingkan biasanya.

adsense-fallback

Selepas dari pendidikan menengah Tyndall bekerja dulu pada badan pemetaan dan survai Irlandia, kemudian di Ing-gris, dan sempat menjadi insinyur perkeretaapian.

Akhirnya pada tahun 1824 ia menjadi guru fisika pada Kolese Queenwood di Hant. Pada tahun 1848-185 1 ia belajar di Universitas Marburg dan Universitas Berlin. Di Marburg ia meraih gelar doktor. Pada tahun 1854 ia bekerja pada Royal Institution di London, membantu Michael Faraday, dan tahun 1867 sampai pensiun (1887) ia menggantikan Faraday sebagai kepala lembaga itu.

Tyndall sering mengunjungi Swis untuk mempelajari gletser dan cuaca, dan pernah mengajar di Amerika Serikat (1872-1873). Karyanya banyak, di antaranya: kebeningan gas, penyerapan energi radiasi oleh gas dan cairan, kualitas cahaya atmosfer, kedapatdengaran bunyi, dan penyucihamaan udara dan cairan.

var dd_offset_from_content = 40;var dd_top_offset_from_content = 0;var dd_override_start_anchor_id = "";var dd_override_top_offset = "";

adsense-fallback