MENGENAL IMMANUEL KANT (1724-1804)

adsense-fallback

MENGENAL IMMANUEL KANT (1724-1804) – Tokoh metafisika dan filsuf besar Jerman. Karya orisinalnya yang sis­tematis dan komprehensif di bidang teori ilmu penge­tahuan, etika, dan estetika berpengaruh besar atas kaum intelektual hingga kini. Filsafatnya lahir mela­lui proses berpikir kritis.

adsense-fallback

Kant lahir dan meninggal di Koenigsberg, Prusia Timur, Jerman (kini menjadi Kaliningrad, Uni So­viet). Hidupnya sangat teratur. Ia menjadi maha­siswa teologi Universitas Koeningsberg pada usia 16 tahun. Namun ia sebetulnya lebih tertarik pada bidang matematika dan fisika, terutama karya Sir Isaac New­ton. Sambil kuliah ia berkeliling ke beberapa rumah untuk mem beri les pribadi. Ia menjalankan pekerjaan itu hingga menyandang gelar sarjana. Selama 15 ta­hun setelah itu Kant menjadi dosen, dalam masa itu minatnya di bidang ilmu pengetahuan semakin besar.

Kant menekuni filsafat Leibniz dan Wolff yang rasionalistis, dogmatis, dan spekulatif. Ia menolak je­nis berpikir serupa itu dan mulai dengan filsafat kritis. Pada tahun 1770 Kant mulai menghasilkan karya-kar­ya besar yang sama sekali baru (orisinal). Walaupun Kant berperawakan kecil dan lemah, produktivitasnya sangat besar.

Karya-karya Kant yang terpenting adalah Kritik der reinen Vernunft (1781, Kritik atas Rasio Murni), Kritik der praktischen Vernunft (1788, Kritik atas Ra­sio Praktis), Grundlegung zur Metaphysik der Sitten (1785, Dasar Metafisika Moral), Kritik der Urtheilskraft (1790, Kritik atas Daya Pertimbangan), Die Re­ligion innerhalb den Grenzen der blossen Vernunft (1793, Agama di dalam Batas-batas Rasio Saja), dan etaphysik der Sitten (1797, Metafisika Moral).

var dd_offset_from_content = 40;var dd_top_offset_from_content = 0;var dd_override_start_anchor_id = "";var dd_override_top_offset = "";

adsense-fallback