Advertisement

Terletak di Kenya utara, yang berbatasan dengan Etiopia, sekitar 500 kilometer sebelah utara Nairobi, Kenya. Luas danaunya 1.050 kilometer persegi. Dulu, danau ini bernama Danau Rudolf. Di sekitar danau, terutama di daerah pantai timur dan timur laut, ditemukan banyak fosil sisa hominid dalam lapisan abu vulkanik {tufa) dari formasi Koobi-Fora.

Temuan hominid dari jenis Australopithecus ini mulai ditemukan tahun 1968 dan seterusnya. Temuannya berupa tengkorak bergigi kecil yang terdapat di atas lapisan tufa, dan menyerupai Homo habilis dari Olduvai Gorge, Tanzania. Temuan lainnya, yaitu dua buah tengkorak bergigi besar, menyerupai Australopithecus boisei atau A. robustus,)ug& dari Olduvai. Kedua temuan ini sekarang dianggap sejaman dengan hominid kala Pliosen yang digambarkan dari adanya penonjolan moncong, perbedaan jenis kelamin yang jelas, tulang tengkorak tipis, kening yang berkembang sedang, letak tempat pelekatan otot leher pada tengkorak rendah, adanya pelebaran dan penonjolan tulang pipi, perkembangan otot pelipis depan menonjol, serta gigi belakang besar. Keadaan ini menunjukkan adanya kekuatan kunyah yang besar. Rangka di luar tengkorak juga ditemukan dan bervariasi, namun menunjukkan bahwa mereka sudah berdiri di atas dua kaki {bipedal)’. Tinggi badan berkisar 1,20 – 1,80 meter.

Advertisement

Temuan lainnya berupa alat batu dan sisa fauna di dalam tufa, seperti buaya dan kerang-kerangan; sedangkan di pantai barat danau ini ditemukan banyak tempuling tulang dari masa Mesolitik dan Neolitik. Kepurbaan dengan pertanggalan Kalium/Argon menunjukkan kisaran 2,6 – 1,6 juta tahun sebelum sekarang.

Advertisement