MENGENAL ARTURO TOSCANINI (1867-1957)

adsense-fallback

Dirigen opera dan orkes simfoni kenamaan Italia yang mungkin paling berpengaruh di abad ke-20. Pada masa sebelum Toscanini, sebagian besar dirigen dan pemain musik dipengaruhi oleh aliran romantik, yang memandang musik sebagai sarana ungkapan emosi dan ide para pemain dan dirigen. Bagi Toscanini, fungsi pemain musik adalah mengungkapkan emosi dan gagasan komponisnya.

adsense-fallback

Toscanini lahir di Parma, Italia. Bakatnya menonjol sejak ia kecil. Ia belajar cello dan piano di konservatori setempat dan lulus dengan pujian tertinggi pada umur 16 tahun. Pada umur itu pula ia mengawali kariernya sebagai dirigen dengan menjadi anggota rombongan opera Italia dalam lawatan ke Rio de Janeiro. Pada malam pergelaran Aida, clptaan Verdi, dirigen orkes opera tiba-tiba sakit dan Toscanini diminta menggantikannya. Tugas ini dilakukannya dengan gemilang. Tahun 1898 ia diangkat menjadi kepala dirigen La Scala di Milano yang merupakan suatu kehormatan baginya karena La Scala adalah gedung opera terbesar di dunia tahun 1890-an. Tahun 1908 ia menerima tawaran Metropolitan New York dan bekerja di sana sampai dengan tahun 1915. Setelah itu, ia kembali ke Italia dan selama Perang Dunia I ia melakukan banyak pertunjukan arnal.^ Tahun 1921-1929 ia bergabung kembali dengan La Scala sebagai direktur artistik dan tahun 1928-36 dengan New York Philharmonic Symphony Orchestra sebagai dirigen utama. Ia mengundurkan diri pada umur 87 tahun. Penampilan terakhir adalah pada pembuatan rekaman NBC tanggal 5 Juni 1954. Tiga tahun kemudian ia meninggal dunia di New York City.

var dd_offset_from_content = 40;var dd_top_offset_from_content = 0;var dd_override_start_anchor_id = "";var dd_override_top_offset = "";

adsense-fallback