Advertisement

Anas bin Malik adalah seorang saha­bat dan khadam Rasulullah yang sangat tersohor. Ia amat bangga dengan keduduk­annya sebagai khadam, sehingga ia sendiri menamakan dirinya Khadam Rasulullah (pelayan Rasulullah). Ia adalah seorang pelayan yang sangat setia kepada Ra­sulullah, dan diriwayatkan bahwa waktu ia berumur lebih kurang sepuluh tahun te­lah ikut bersama Rasulullah menyaksikan perang Badr yang bersejarah itu, guna me­layani keperluan-keperluan ringan Rasulul­lah dalam perjalanan. Demikianlah saha­bat mulia ini selalu mendampingi Rasu­lullah dalam setiap perjalanannya. Oleh karena itu ia banyak sekali tahu hal ihwal Rasulullah dan terbilang sebagai seorang sahabat yang banyak meriwayatkan ha­dis. Hadis-hadis riwayatnya dapat dilihat dalam kitab-kitab: Sahih Bukhari dan Muslim, dengan perincian, seperti dicatat oleh Syekh al-Khudari Beik dalam kitab Tdrikh Tasyri, bahwa hadis Anas bin Ma­lik yang diriwayatkan Bukhari sebanyak 80 buah, diriwayatkan Muslim. sebanyak 70 hadis dan yang diriwayatkan bersama oleh Bukari dan Muslim sebanyak 128 buah hadis.

Diriwayatkan bahwa Rasulullah pernah mendoakannya agar mendapat banyak re­zeki dan keturunan. Ibnu al-Asir dalam ki­tabnya Usd alGabat fi Ma `rifat asSahabat menukilkan bahwa setelah Anas bin Malik mendapat berkat dari doa Rasulullah itu, ia dikurniai 80 orang anak laki-laki dan dua orang anak perempuan, yaitu Hafsah dan Ummu Amr. Pada waktu ia wafat ter­catat jumlah cucu dan cicitnya sebanyak 120 orang.

Advertisement

Sahabat dan Khadam Rasulullah yang terkenal pandai memanah ini juga amat se­nang dengan perhiasan, sehingga diriwa­yatkan bahwa giginya penuh bersampul­kan emas. Ia wafat pada 93 H, waktu ia berumur 103 tahun, dan adalah sahabat yang terakhir wafat di Basrah.

Advertisement