Advertisement

Ahmad Amin adalah seorang sarjana dan penulis terkenal dari Mesir. Dia dlia­hirkan di Kairo pada 1 Oktober 1886 (2 Muharam 1304 H), dan meninggal pada 30 Mei 1954 (30 Ramadan 1373 H).

Setelah menyelesaikan pendidikannya di al-Azhar dan Perguruan Tinggi Hukum Islam, Ahmad Amin bekerja sebagai ha­kim pada suatu lembaga pengadilan nege­ri. Pada 1936 Amin ditunjuk sebagai staf pengajar pada Universitas Kairo Mesir. Di perguruan tinggi ini selama lebih kurang 10 tahun (1936-1946) Amin menjabat sebagai Guru Besar dalam bidang Sastra Arab. Karena kemampuan dan pengala­mannya selama menjadi Guru Besar Uni­versitas Kairo, pada 1947 Amin ditunjuk sebagai Direktur seksi Kebudayaan. pada Liga Arab.

Advertisement

Selain daripada itu Ahmad Amin juga dikenal sebagai salah seorang pendiri, ke­mudian anggota yang paling produktif da­ri. Lajnat at-Ta`lif wa at-Tarjamat, yaitu suatu lembaga yang bergerak dalam bi­dang penulisan, penerjemahan dan pener­bitan buku. Di lembaga ini Amin, yang terkenal produktif dalam menulis buku, banyak menghasilkan karangan-karangan ilmiah, baik itu berupa hasil karyanya sen­diri, sebagai editor dari karya-karya ilmiah penulis-penulis lain, maupun dalam ben­tuk karangan bersama dengan rekan-re­kannya anggota lembaga yang lain. Karya ilmiah Ahmad Amin biasanya berhubung­an dengan Sastra Arab klasik, pemikiran dalam Islam dan sejarah kebudayaan Islam.

Sebagai seorang ahli dalam masalah se­jarah kebudayaan dan sastra Arab, karya Ahmad Amin yang paling penting adalah serangkaian tulisannya tentang sej arah peradaban Islam sejak awal kebangkitan­nya sampai akhir abad ke-10 (4 H). Karya­nya ini terbagi dalam 3 bagian, yaitu yang pertama Fajr yang diterbitkan pertama kali di Kairo pada 1928, yang ke­dua Duha yang terdiri dari tiga ji­lid dan diterbitkan pertama kali di Kairo pada 1933 –1935, da.n yang ketiga adalah Zuhr al-Islam yang terdiri dari tiga jilid dan diterbitkan pertama kali di Kairo pa­da 1945-1953. Karyanya ini dianggap se­bagai upaya pertama yang menyeluruh da­lam rangka memperkenalkan metode kri­tik pada penulisan sejarah Islam modern.

Pada 1933, bekerja sama dengan bebe­rapa rekannya, Ahmad Amin mendirikan majalah bidang kesusastraan aS-Saqafa, se­tiap minggu memuat tulisan yang berkena­an dengan sejarah kebudayaan dan sastra Arab. Tulisan-tulisan Amin ini kemudian dikumpulkan dan diterbitkan dalam ben­tuk buku dengan judul Faid al-KhatTr. Bu­ku ini diterbitkan dalam delan jilid di Kairo pada 1937.

Karya lain Ahmad Amin yang penting untuk disebutkan adalah sebuah kamus tentang adat kebiasaan dan kebudayaan Mesirijang berjudul Qamus al-`,Zdat wa at­Taqatid wa at-Ta’abir al-Misriyat yang di­terbitkan di Kairo pada 1953, dan juga autobiografinya yang berjudul Hayati; bu­ ku ini diterbitkan di Kairo pada 1950.

Advertisement