MEKANISME ABSORPSI AIR OLEH AKAR

34 views

Mekanisme Absorpsi Air oleh Akar, Menurut teori kohesi tentang penaikan cairan, tegangan yang timbul pada ujung atas kolom air dalam daun-daun yang sedang bertranspirasi diteruskan melalui xilem ke akar. Tetapi ujung bawah pembuluh xilem ini tidak terbuka langsung ke dalam tanah melainkan di semua bagiannya dikelilingi oleh jaringan hidup yang merupakan bagian luar akar. Absorpsi air dari tanah dan pengalihannya ke dalam xilem terjadi dalam jaringan-jaringan hidup ini.

Bagaimana absorpsi air oleh sel-sel hidup dikaitkan dengan pengaliran air melalui xilem dapat diterangkan dengan pembalikan proses yang terjadi dalam daun-daun yang bertranspirasi. Segera setelah tegangan dalam kolom-kolom air menyebabkan potensial air di dalamnya turun sampai lebih rendah daripada potensial air dalam sel-sel lingkaran tepi di sebelahnya dalam ujung akar, air bergerak dari sel-sel ini ke dalam xilem. Ini menyebabkan gerakan dari sel yang satu ke sel selanjutnya ke arah lateral sehingga timbul suatu gradasi potensial air dari lingkaran tepi pada bagian dalam ke bulu-bulu akar dan sel-sel epidermis lainnya di bagian luar. Segera setelah potensial air dalam sel-sel ini turun sampai menjadi lebih rendah daripada potensial air dalam larutan tanah, air dari tanah akan diserap dengan proses osmosis. Hasil akhirnya adalah bahwa air diambil dari tanah oleh tarikan ke atas kolom-kolom air dalam xilem (  11.8 bawah).

Ditinjau dari segi absorpsi air, akar dapat dianggap sebagai suatu sistem osmosis sederhana, dengan jaringan-jaringan luarnya secara kolektif bertindak sebagai selaput yang setengah tembus dan melalui selaput inilah air dari larutan tanah masuk ke dalam xilem. Dalam hal ini penting sekali disadari bahwa potensi osmosis sel-sel secara individual tidaklah ada sangkut-pautnya. Gradasi potensial air yang timbul karena perpindahan air dari sel-sel lingkaran tepi ke xilem itulah yang menyebabkan gerakan tersebut (lihat hubungan air dalam sel-sel suatu jaringan,).

Sebagai kesimpulan sangatlah menarik untuk meninjau pola anatomi akar dalam kaitannya dengan absorpsi air. Sementara dalam batang floem selalu terletak di luar xilem, dalam akar xilem dan floem tersusun dalam jalur-jalur yang berselang-seling. Susunan seperti itu memungkinkan air untuk bergerak dari epidermis ke dalam xilem tanpa harus melalui floem di mana terdapat suatu tipe pengaliran lain.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *