Advertisement

MANFAAT LEBAH MADU – Suatu jenis lebah yang hidup berkoloni dan membentuk masyarakat sosial. Bagi manusia, lebah madu bernilai ekonomi tinggi, karena menghasilkan madu dan bahan lilin.

Dalam koloni lebah madu dikenal tiga kasta, yakni ratu, pekerja, dan pejantan. Ratu hanya ada seekor; jasanya, jika ada dua, kedua ratu tersebut akan ber­kelahi memperebutkan kedudukan ratu. Ratu lebah adalah lebah betina yang subur dan pekerjaannya ha­nya menghasilkan telur. Ada dua jenis telur, yakni te­lur subur yang akan menetas menjadi ratu dan pekerja, serta telur tidak subur yang menghasilkan pejantan.

Advertisement

Ratu lebah akan diganti dengan ratu lebah baru, jika ratu lebah lama sudah tidak mampu bertelur atau mati. Lebah pekerja, yang jumlahnya mencapai jumlah pu­luhan ribu, merupakan lebah betina yang tidak mam­pu bertelur dan bertubuh lebih kecil daripada ratu. Tugasnya antara lain membersihkan sel-sel sarang, mengisi sel-sel dengan madu dan serbuk sari, menjaga dan merawat isi sel-sel sarang (termasuk merawat anak lebah), mencari dan mengumpulkan serbuk sari dan madu. Pejantan adalah lebah jantan yang bertugas membuahi ratu. Biasanya, pejantan ini akan mati se­telah membuahi ratu.

Sarang lebah, yang disebutjsialang, terbuat dari ba­han lilin nasil dari kelenjar lilin yang terdapat di ba­wah perut lebah pekerja. Sarang lebah ini terdiri atas deretan sel-sel berbentuk segi enam. Di dalam sel-sel ini ratu meletakkan telur. Tiga hari kemudian, telur menetas menjadi larva. Selama tiga hari, larva makan royal jelly (susu ratu) yang diletakkan lebau pekerja di dasar sel. Susu ratu yang mengandung banyak vita­min dan protein ini dihasilkan dari kelenjar yang ter­letak di kepala lebah pekerja. Setelah itu, selama dua hari, larva makan campuran madu dan serbuk sari. Larva menjadi kepompong dan 13 hari kemudian menjadi lebah dewasa. Setelah barusia 10- 14 hari, lebah pekerja memulai tugasnya. Dari telur hingga de­wasa, lebah pekerja menghabiskan waktu 21 hari dan lebah pejantan 24 hari.

Saat ini lebah madu sudah banyak dibudidayakan, terutama untuk diambil madunya. Di Indonesia, pem­budidayaan lebah madu secara modern dirintis oleh Pramuka pada awal tahun 1970-an. Lebah madu yang dibudidayakan di sini adalah jenis unggul, yang hasil­nya jauh lebih banyak daripada lebah madu lokal.

Lebah madu lokal merupakan lebah madu daerah tropika yang tersebar dari India, Pakistan, Sri Lanka, Filipina, sampai Jepang dan Cina. Lebah madu unggul adalah lebah dari Eropa yang kemudian menyebar sampai Australia. Lebah madu unggul yang dipelihara di sini, sebenarnya asli dari Italia. Daerah penghasil madu di Indonesia antara lain Sumatra, Jawa, Kali­mantan, Sulawesi, dan pulau-pulau sekitarnya; namun yang paling terkenal adalah dari Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

 

Advertisement