Advertisement

Kesulitan Membatasi “kata”, Jauh lebih sulit membatasi satuan seperti di atas di dalam bahasa seperti bahasa Inggris dan bahasa Jerman. Kita tahu bahwa satuan bertekanan dalam bahasa itu tidak sama dengan apa yang dapat dise­but kata, dan ini dibuktikan dengan kesulitan menyebutkan jumlah kata di dalam ujaran seperti I’ll go out atau urn nachzusehen. Bahasa Inggris mengandung kesulitan tambahan dengan adanya “genitif” se­perti The King of England’s. Dalam bahasa Perancis, juga sulit untuk menetapkan apakah itu satu atau dua atau tiga kata: bonne d’enfant ‘penjaga anak’ /bonded/ tidak memiliki perilaku yang berbeda dengan padanannya dalam bahasa Jerman Kindermiidchen, dan dengan suka rela orang menganggapnya sebagai kata majemuk. Na – mun, jika digunakan kriteria bentuk dan non-semantik untuk meng­hindarkan kesemenaan, dan dianggap ada satu atau sejumlah kata jika berbentuk jamak, orang akan tergoda untuk menganggap sac a main ‘tas tangan’ sebagai satu kata, sehingga bentuk jamaknya /sakame/ dan bukan /sakzame/, namun cheval a bascule ‘kuda­kudaan’ sebagai tiga kata, dan bentuk jamaknya chevaux d bascule. Dan orang akan lebih bingung lagi menghadapi cartes a jouer ‘kartu untuk bermain’ yang menurut beberapa orang /kartaiue/ dan /kart­zaZue/.

Advertisement
Advertisement