Advertisement

Kapan Identitas itu Muncul?, ldentitas atau jatidiri itu muncul dan ada dalam interaksi. Interaksi adalah kenyataan empirik yang dilakukan oleh seseorang dengan orang lain atau dengan kelompok lain yang berupa tindakan para pelaku yang menandakan adanya hubungan antar para pelaku sebut. Sehingga dapat dikatakan bahwa identitas atau jati diri itu muncul dan ada dalam hubungan. Seorang mempunyai jatidiri tertentu karena diakui kcberadaannya oleh seseorang atau orang dalam hubungan yang bcrlangsung. Sedangkan dalam suatu hubungan yang lain, yang melibatkan pelaku atau pelaku-pelaku lain yang berbeda dari pelaku-pelaku semula, jatidirinya bisa berbeda dari yang semula, sesuai dengan corak hubungan serta saling pengakuan mengenai jatidirinya oleh para pelaku hubungan yang lain tersebut (Suparlan, 1999). Jadi, seseorang mempunyai jatidiri tertentu apabila ada pengakuan dari orang lain mengenai jatidirinya.

Penekanan pada pengakuan orang lain dalam hal keberadaan dan kelestarian suatu jatidiri yang dimiliki oleh seseorang itu menjadi penting untuk diperhatikan, karena dalam kesendiriannya yang absolut tersebut seseorang tidak mempunyai jatidiri. Orang-orang lain yang berada dalam interaksi dengan dirinya adalah penentu dari jatidirinya, sehingga orang lain tersebut dapat dilihat sebagai cermin bagi dirinya. Karena hanya melalui cermin itulah seseorang dapat melihat dan mengenali seperti apa dirinya. Meskipun demikian, jatidiri dapat juga muncul dan ada dalam suatu kesendirian, dimana seseorang berada dalam suatu hubungan dengan yang gaib yang ia bayangkan sebagai suatu kebenaran yang tidak dapat dibantah. Seorang yang beragama Islam yang sedang berhubungan dengan Tuhannya melalui kegiatan sembahyang akan membayangkan dirinya sebagai hamba Tuhan, sebagaimana terwujud dalam tindakan-tindakan sembahyangnya (Suparlan, 1999).

Advertisement

Advertisement