Advertisement

Kapan dan Bagaimana Munculnya Pemerintahan ?, Bagaimanapun manusia tidak dapat hidup seorang diri. Dalam kehidupannya manusia tidak bisa lepas dari peraturan dan norma yang dibuatnya sendiri maupun yang dipaksakan oleh Iingkungannya. Hal ini karena adanya keterbatasan kernampuan dalam diri manusia. Dengan demikian kebebasan mutlak yang abadi tidak ada, kebebasan seseorang akan dibatasi oleh kebebasan orang lain. Keterbatasan inilah kemudian disimpulkan oleh Ibnu Khaldun bahwa “manusia adalah mahluk sosial”.

Konon sebelum di kenal pemerintahan seperti sekarang ini,. manusia hidup dalam suasana konflik untuk mempertahankan diri sendiri. Pemaksaan dan pelanggaran hak orang lain dilakukan oleh mereka yang kuat terhadap yang lemah. Hobbes menjelaskan konflik-konflik itu sebagai suatu keadaan perang antara “semua melawan semua”. Dalam keadaan demikian hum hara dan kekacauan tidak bisa dihindarkan dari keseharian manusia. Mereka yang kuatlah yang menikmati kebebasan. Keadilan dan ketertiban merupakan suatu ilusi. Sampai lahir kesadaran dari kalangan orang kuat yang selanjutnya menjadi orang bijaksana untuk menciptakan situasi masyarakat yang teratur dan bagaimana ketertiban itu dapat dipelihara. Pelaku penindasan, perampokan dan pemerkosaan harus dihukum.

Advertisement

Berdasarkan kesepakatan itu dibuatlah prinsip-prinsip nilai yang kelak dapat dianggap sebagai aturan hukum dan sanksi-sanksi bagi pelanggarnya yang disepakati bersama oleh semua anggota masyarakat. Pada fase awal pemberian sanksi hukuman dilakukan

tindakan penyiksaan fisik seperti potong tangan, cambuk dan penyaliban. Dalam perkem.bangan selanjutnya sejalan dengan pesatnya peradaban manusia yang semakin menyadari makna harga dari keberadaan sebuah pribadi yang tidak layak untuk ditukar mutlak dengan kesalahan atau kejahatan yang dilakukannya, maka diciptakanlah institusi yang lebih berfungsi sebagai usaha perbaikan :Ilan rehabilitasi yaitu penjara. Perubahan cara menghukum terhadap Ise lake pelanggaran kejahatan berawal dari adanya anggapan bahwa idak ada seseorang yang dijebloskan ke dalam penjara secara ,,ewenang-wenang.

Dari ilustrasi ini dapatlah disimpulkan diketahui bahwa pruduk periania dari pemerintahan moderen setelah dibuatnya “hukum” adalah penjara. Ini pula yang menjadi alasan masyarakat beradab bersepakat bahwa hanya pemerintah yang berhak membuat penjara dan hanya penjara yang dimiliki pemerintah yang secara absah diterima sebagai institusi di mana para pelanggar hukum selayaknya dibina. Dari perspektif ini pula kiranya mudah disimpulkan bahwa munculnya suatu negara atau pemerintahan pada awalnya ketika lahirnya kebutuhan bersama manusia akan ketertiban hidup dan aturan-aturan hukum yang berlaku secara sah. Jika demikian adanya maka antara keberadaan suatu negara atau pemerintahan tergantung kepada ada atau tidaknya hukum yang menjadi aturan masyarakat di dalamnya. Artinya tidak ada pemerintahan tanpa hukum, dan tidak ada hukum tanpa pemerintahan. Hukum adalah jiwa dari setiap kekuasaan negara.

 

 

 

Advertisement
Filed under : Review,